/Pengumuman! 4 BUMN Siap Garap Tol Akses Panimban Senilai Rp5,03 Triliun
Dok. ANTARA FOTO
Dok. ANTARA FOTO

Pengumuman! 4 BUMN Siap Garap Tol Akses Panimban Senilai Rp5,03 Triliun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merilis pengumuman pemenang lelang proyek pembangunan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat.

Pengumuman ini disampaikan melalui surat Nomor: 45/BPJT/APTB/2022 tentang Pengumuman Hasil Lelang Pengusahaan Jalan Tol Akses Patimban yang dikeluarkan pada 12 Desember 2022.

Dok. BPJT

Dalam surat tersebut, terdapat sebanyak 4 perusahaan BUMN yang menjadi pemenang lelang yakni Konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT PP (Persero) Tbk. Selain perusahaan BUMN, terdapat juga perusahaan lainnya seperti PT Nusa Raya Cipta Tbk dan PT Subang Sejahtera.

Nilai investasi proyek ini mencapai Rp5,03 triliun dengan masa konsesi 50 tahun sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Sebagai informasi, Tol Akses Patimban nantinya akan membentang sepanjang 37,05 kilometer dari Cipali hingga pelabuhan internasional tersebut.

Dilansir dari dokumen Adendum I milik Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), rencana pembangunan jalan tol ini sudah ada sejak tahun 2021 lalu. Namun pelaksanaan konstruksi baru akan dimulai pada tahun 2023 mendatang.

Jalan tol ini memiliki lima simpang susun yang dibangun mulai dari JCIC Cipeundeuy, IC Pabuaran , IC Pusakanagara, IC Pasir Bungur, IC Tambak Dahan.

Mengutip Simpul KPBU, Jalan Tol Akses Patimban merupakan proyek KPBU dengan skema solicited project yang menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan jalan tol Trans Jawa ruas Cikopo – Palimanan.

Proyek ini termasuk dalam Poyek Strategis Nasional (Perpres Nomor 109 Tahun 2020) yang ditargetkan rampung sebelum tahun 2024 mendatang.

Adapun tujuan proyek ini yaitu untuk memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat serta kemudahan aksesibilitas dari dan menuju Pelabuhan Patimban yang terletak di Subang, Jawa Barat.

Dengan adanya kemudahan aksesibilitas, pembangunan jalan tol ini dinilai mampu meningkatkan aktivitas ekspor yang bersumber dari kawasan industri di sekitar Cikarang-Cibitung-Karawang hingga Cikampek menuju Pelabuhan Patimban.