Konstruksi Tol Kapalbetung Dipercepat, Dua Seksi Ditargetkan Rampung Kuartal III/2026

HeadlineNews

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung (Kapalbetung) sebagai bagian dari penguatan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Dua seksi utama proyek ini ditargetkan rampung pada kuartal III/2026 guna mempercepat konektivitas di koridor strategis Sumatra Selatan.

Seksi yang menjadi prioritas meliputi ruas Kramasan–Sungai Rengas sepanjang 21,5 kilometer dan Sungai Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan dilakukan untuk memastikan proyek dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan mobilitas dan efisiensi logistik.

Data terbaru menunjukkan progres konstruksi Seksi 1 telah mencapai 92,07 persen dengan pembebasan lahan hampir tuntas di angka 95,43 persen. Sementara itu, Seksi 2 mencatatkan progres fisik sebesar 89,88 persen dengan capaian pengadaan lahan mencapai 95,58 persen.

Di sisi lain, Seksi 3 ruas Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 kilometer masih berada pada tahap konstruksi dengan progres 51,82 persen. Penyelesaian segmen ini diproyeksikan berlangsung pada awal 2027.

Secara keseluruhan, proyek tol Kapalbetung memiliki panjang 111,69 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp14,98 triliun dan masa konsesi selama 50 tahun. Pengerjaan Seksi 1 dan Seksi 2 dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk., sedangkan Seksi 3 dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur.

Kehadiran ruas tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Palembang menuju Betung secara signifikan, dari sekitar tiga jam menjadi hanya satu jam.

Selain itu, integrasi jaringan tol ini diproyeksikan dapat menekan biaya logistik nasional serta mengurangi kepadatan lalu lintas pada jalur eksisting di wilayah Sumatra Selatan.

Dengan percepatan yang terus dilakukan, proyek Tol Kapalbetung diharapkan segera menjadi tulang punggung konektivitas baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dan meningkatkan daya saing wilayah di Pulau Sumatra.

Back to top button