PUPR Siap Bangun JPO Penghubung JIS dan Ancol, Nilai Anggaran Capai Rp. 80 Miliar

News

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabarnya akan mengerjakan sejumlah proyek baik pekerjaan konstruksi maupun renovasi menjelang perhelatan Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada 10 November 2023 mendatang.

Salah satu proyek pekerjaan konstruksi yang akan segera digarap adalah pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan parkiran di kawasan Ancol.

Hal ini disampaikan oleh Menteri PUPR, Basuki Handimuljono dalam konferensi persnya yang digelar di Kementerian PUPR pada Rabu, 9 Agustus 2023.

Dimana dalam konferensi pers tersebut, Basuki menyampaikan bahwa pihaknya akan menggarap proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang menuju area parkir di kawasan Ancol dengan panjang mencapai 430 meter dan lebar sebesar 5 meter.

Proyek JPO ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi JIS yang rencananya akan menjadi salah satu stadion venue penyelenggaraan Piala Dunia U-17.

Seperti diketahui bahwasanya revitalisasi JIS meliputi pembaruan rumput stadion, pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan pembangunan akses keluar masuk stadion.

Adapun untuk renovasi area dalam stadion proses konstruksinya akan dieksekusi oleh Pemerintah Provinsi DKI melalui PT Jakarta Propertindo (Perseroda) alias Jakpro.

Sementara area luar akan dieksekusi Dishub dan sejumlah pihak terkait lainnya, salah satunya PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk alias CMNP selaku operator tol di area tersebut.

Basuki mengungkapkan bahwa rencana revitalisasi JIS masih menunggu keputusan FIFA terkait stadion mana saja yang akan menjadi venue Piala Dunia U-17.

Namun, Menteri Basuki menyebut pihaknya saat ini telah menyelesaikan pengecekan tanah dan desain rinci untuk pembangunan JPO yang menghubungkan JIS dan Ancol tersebut.

Juru Bicara PUPR, Endra S Atmawidjaja menyebut total anggaran yang dibutuhkan Kementerian PUPR untuk pembangunan JPO ini diproyeksikan akan tembus hingga mencapai Rp80 miliar.

Endra menjelaskan bahwa anggaran tesebut masuk dalam anggaran senilai Rp 100 miliar yang dialokasikan PUPR untuk perbaikan empat stadion yang diusulkan menjadi venue Piala Dunia U-17.

Dengan demikian, maka proyek pembangunan JPO di JIS ini menjadi proyek yang paling banyak menelan anggaran.

Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa pemerintah saat ini hanya memiliki sisa waktu 93 hari menuju pembukaan Piala Dunia U17 yang akan digelar di JIS pada 10 November.

Dengan kurun waktu lebih dua bulan tersebut, pemerintah berkomitmen akan secepat mungkin menjalankan proses pembangunan JPO dan renovasi keempat stadion tersebut demi menyukseskan penyelenggaran Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

Back to top button