Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 di Surabaya Dikebut, Siap Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

HeadlineNews

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Waskita Karya Tbk terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 yang berlokasi di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.

Pembangunan fisik proyek ini dilaporkan telah mencapai progres 77,68 persen hingga 5 Juni 2026. Pemerintah menargetkan proyek ini rampung pada 20 Juni 2026 agar dapat digunakan untuk mendukung tahun ajaran baru 2026/2027.

Guna memastikan target tersebut tercapai, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana PT Waskita Karya – CAG KSO menerapkan sejumlah strategi percepatan pembangunan.

Upaya tersebut mencakup penggunaan metode konstruksi half slab, optimalisasi alat berat dan concrete pump, penambahan tenaga kerja, serta percepatan pekerjaan arsitektural, tahap penyelesaian (finishing), dan penyambungan jaringan listrik.

Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ritme pembangunan sekaligus memastikan seluruh fasilitas dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Berdasarkan infomarsi yang dikutip dari laman Kementerian PU, Proyek Sekolah Rakyat ini dipersiapkan sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mengintegrasikan jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dalam satu lingkungan pembelajaran yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Dibangun di atas lahan seluas 6,61 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.766,77 meter persegi, Sekolah Rakyat Jatim 1 menjadi salah satu proyek strategis pemerintah yang dibangun guna memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan generasi unggul di masa depan.

Penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai menurutnya menjadi fondasi penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Saat meninjau lokasi pembangunan pada 6 Juni 2026, Dody menegaskan bahwa Kementerian PU berkomitmen memastikan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.

Sehingga sekolah dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung kebutuhan pendidikan di wilayah setempat.

Tak hanya sebagai tempat belajar, kawasan Sekolah Rakyat Jatim 1 juga dirancang sebagai lingkungan pendidikan terpadu yang mampu mendukung pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, serta peningkatan kualitas hidup peserta didik.

Oleh karena itu guna mewujudkan konsep tersebut, berbagai fasilitas penunjang dibangun secara terintegrasi dalam satu kawasan.

Fasilitas tersebut meliputi gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan rumah ibadah, kantin, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Dengan fasilitas yang lengkap dan konsep pembelajaran yang terintegrasi, keberadaan Sekolah Rakyat Jatim 1 diharapkan dapat mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

Kemudian ke depannya, Sekolah Rakyat Jatim 1 diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendidikan baru bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya, tetapi juga menjadi model kawasan pendidikan terpadu yang mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, modern, dan berorientasi pada pengembangan karakter.

Back to top button