Pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 Dipercepat, Progres Konstruksi Capai 81,49 Persen

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi), khususnya pada Seksi 3 Segmen Cibadak–Sukabumi Barat.
Proyek strategis yang menjadi bagian penting penguatan konektivitas di Jawa Barat tersebut kini menunjukkan kemajuan signifikan, seiring upaya pemerintah mempercepat penyelesaian konstruksi dan pembebasan lahan.
Tidak hanya fokus pada pekerjaan fisik di lapangan, percepatan juga dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas instansi dan pemangku kepentingan.
Langkah ini juga dinilai penting untuk memastikan seluruh kebutuhan proyek, termasuk ketersediaan material konstruksi dan penyelesaian berbagai aspek administratif, dapat berjalan sesuai jadwal.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Wilan Oktavian menjelaskan bahwa pemerintah berkomitmen akan terus mendorong percepatan pembangunan Tol Ciawi–Sukabumi melalui koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait.
Menurutnya sinergi yang kuat, terutama dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek, termasuk dalam menjamin ketersediaan material konstruksi yang dibutuhkan selama proses pembangunan.
Berdasarkan data terbaru yang disampaikan BPJT, progres konstruksi Tol Bocimi Seksi 3 Segmen Cibadak–Sukabumi Barat telah mencapai angka 81,49 persen dengan progres pembebasan lahan tercatat sebesar 85,8 persen.
Meski demikian, sejumlah pekerjaan masih perlu diselesaikan, termasuk proses penetapan lokasi lahan untuk area timbunan dan galian yang dibutuhkan guna mendukung penerapan kemiringan lereng sesuai standar teknis konstruksi jalan tol.
Pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam penyelesaian proyek tersebut. Namun berbagai langkah percepatan terus dilakukan agar target penyelesaian konstruksi dapat tercapai sesuai rencana.
Sebelumnya, PT Trans Jabar Tol (TJT) selaku badan usaha jalan tol menargetkan pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 Ruas Cibadak – Sukabumi Barat dapat rampung pada pertengahan 2026. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan jalan tol yang menghubungkan wilayah Bogor hingga Sukabumi secara lebih efisien.
Direktur Utama PT TJT, Abdul Hakim sebelumnya menyampaikan bahwa perusahaan terus mengakselerasi pekerjaan konstruksi agar dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah disepakati dengan BPJT.
Saat itu, progres pembangunan seksi tersebut masih berada di kisaran 66 persen dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun berikutnya.
Sementara itu, pengembangan Tol Bocimi juga berlanjut pada Seksi 4 yang menghubungkan Sukabumi Barat hingga Sukabumi Timur. Ruas sepanjang sekitar 13 kilometer tersebut saat ini masih berada dalam tahap pembebasan lahan sebelum memasuki fase konstruksi.
Apabila seluruh ruas Tol Bocimi dapat tersambung secara penuh, keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan kelancaran distribusi logistik, serta memperkuat konektivitas antara kawasan Bogor, Ciawi, dan Sukabumi.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, proyek ini juga diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat.














