Tinjau Progres Konstruksi, Pemprov Kaltim Targetkan Operasional Bandara Ujoh Bilang di Tahun Ini
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong percepatan pembangunan dan operasional infrastruktur transportasi udara di wilayah perbatasan. Upaya tersebut dilakukan untuk membuka akses yang lebih luas bagi daerah-daerah terpencil serta mempercepat pemerataan pembangunan.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji meninjau langsung progres pembangunan Bandar Udara Ujoh Bilang yang berada di Kabupaten Mahakam Ulu pada Minggu, 15 Maret 2026. Kunjungan ini turut didampingi oleh Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan bandara sekaligus mendorong percepatan operasional fasilitas transportasi udara tersebut. Pemerintah daerah menargetkan bandara ini dapat segera beroperasi guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedalaman Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia agar Bandara Ujoh Bilang dapat segera memperoleh izin operasional.
Ia berharap proses perizinan dapat segera rampung sehingga penerbangan perdana di bandara tersebut dapat terlaksana pada tahun ini.
Menurutnya, keberadaan Bandara Ujoh Bilang akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Mahakam Ulu. Selama ini mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di wilayah tersebut masih sangat bergantung pada jalur darat dan transportasi sungai yang memerlukan waktu tempuh relatif lama.
Dengan hadirnya transportasi udara, akses masyarakat menuju berbagai wilayah di Kalimantan Timur diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien. Selain itu, bandara tersebut juga diproyeksikan mendukung berbagai sektor penting seperti kegiatan ekonomi, layanan kesehatan, serta akses pendidikan masyarakat di daerah perbatasan.
Seno Aji menilai pembangunan bandara tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
Sementara itu, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai pembangunan Bandara Ujoh Bilang memiliki peran strategis bagi daerah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Mahakam Ulu.
Pembangunan Bandara Ujoh Bilang dirancang memiliki landasan pacu atau runway sepanjang sekitar 1.800 meter. Proyek tersebut akan dilaksanakan secara bertahap melalui tiga tahap pembangunan hingga mencapai kapasitas optimal untuk melayani aktivitas penerbangan.
Dengan beroperasinya bandara tersebut di masa mendatang, konektivitas Mahakam Ulu dengan wilayah lain di Kalimantan Timur maupun daerah lain di Indonesia diharapkan semakin terbuka. Kehadiran infrastruktur ini juga diproyeksikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.














