Pemerintah Matangkan Rencana Pembangunan Tol Puncak Senilai Rp. 24,37 Triliun

Pemerintah saat ini tengah mematangkan rencana pembangunan Jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur sepanjang 51,8 km dengan biaya konstruksi sebesar Rp 24,37 triliun.

News

Pemerintah saat ini tengah mematangkan rencana pembangunan Jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur yang kabarnya memiliki panjang mencapai 51,8 km dengan biaya konstruksi sebesar Rp 24,37 triliun.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol ini tercantum dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Tol dengan target terbangun/operasi pada tahun 2030-2034.

Danang melaporkan progres terbaru terkait rencana pembangunan Tol Caringin-Cianjur yang akan menjadi jalan tol menuju Puncak Bogor, Jawa Barat.

Danang menyebut bahwa saat ini rencana pembangunan Jalan Tol Puncak tersebut tengah dilakukan penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS) oleh pemrakarsa.

Pada tahun ini, BPJT fokus mengerjakan studi kelayakan (feasibility study), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT).

Kemudian pada tahun 2024 mendatang, pemerintah juga melanjutkan progres rencana pembangunan Jalan Tol Puncak dengan mengerjakan proses pengadaan tanah dan Detail Engineering Design (DED).

Sebagai informasi, pembangunan Jalan Tol Puncak ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Puncak.

Sebelumnya, pemerintah telah mengupayakan berbagai hal untuk mengatasi kemacetan jalan raya Puncak seperti melakukan pelebaran jalan. Namun kemacetan yang terjadi di kawasan ini masih ditemukan hingga bahkan terus mengular.

Pembangunan Jalan Tol Puncak sepanjang 51,8 kilometer ini akan terbagi menjadi 5 seksi dengan kebutuhan biaya konstruksi sebesar Rp 24,37 triliun.

Adapun rincian biaya konstruksi yang dibutuhkan untuk masing-masing seksi, yaitu Seksi 1 sepanjang 11,6 km dengan biaya konstruksi sebesar Rp 3,15 triliun, Seksi 2 sepanjang sepanjang 6,9 km dengan biaya konstruksi sebesar Rp 2,43 triliun, Seksi 3 sepanjang 9,7 km dengan biaya konstruksi sebesar Rp 8,02 triliun, Seksi 4 sepanjang 7,3 km denganbiaya konstruksi sebesar Rp 1,68 triliun, dan Seksi 5 sepanjang 16,3 km dengan biaya konstruksi sebesar Rp 9,07 triliun.

Back to top button