Proyek Pelebaran Jalan Tol Surabaya – Gempol Capai 84,5 Persen, JTT Percepat Penyelesaian Konstruksi

HeadlineNews

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus mempercepat peningkatan kapasitas infrastruktur jalan tol di Jawa Timur sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Salah satu proyek strategis yang tengah dikerjakan adalah pelebaran lajur pada Ruas Tol Surabaya–Gempol, khususnya segmen Kejapanan – Gempol.

Hingga pekan ke-40 pelaksanaan konstruksi, progres fisik proyek tercatat telah mencapai 84,507 persen. Capaian tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam upaya meningkatkan kapasitas salah satu ruas tol penting yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan perseroan terus mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan agar penyelesaian proyek dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, pelebaran lajur pada ruas tol yang merupakan salah satu jalan tol tertua di Jawa Timur tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan jalan tol yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi masyarakat.

Untuk menjaga kelancaran mobilitas selama masa konstruksi, JTT menerapkan pekerjaan secara bertahap. Strategi ini dilakukan guna meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas harian yang melintasi kawasan proyek.

Perusahaan berharap percepatan pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga manfaat peningkatan kapasitas jalan tol dapat dirasakan langsung oleh pengguna. Dengan bertambahnya kapasitas ruas tol, tingkat pelayanan jalan diharapkan meningkat seiring dengan bertambahnya volume kendaraan yang melintas setiap hari.

JTT juga menyampaikan apresiasi kepada para pengguna jalan yang tetap bersabar dan mematuhi pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan proyek hingga tahap penyelesaian.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan di sekitar area konstruksi, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi. Salah satunya melalui penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional yang dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan. Pelaksanaan pengaturan lalu lintas tersebut juga dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pihak kepolisian.

Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan.

Melalui proyek pelebaran lajur ini, JTT berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kinerja Ruas Tol Surabaya–Gempol sebagai salah satu koridor utama transportasi di Jawa Timur, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.

Back to top button