Waskita Karya Menangkan Tender Proyek GIK, Fasilitas Kampus UGM Senilai Rp552 Miliar

News

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali mendapatkan kepercayaan membangun gedung atau fasilitas kampus UGM setelah berhasil memenangkan memenangkan tender proyek pembangunan Gedung Inovasi dan Kreatifitas (GIK) Universitas Gadjah Mada senilai Rp552 Miliar yang dilaksanakan dengan skema joint operation antara Waskita dengan PT Amarta Karya.  

Menurut SVP Corporate Secretary WSKT Novianto Ari Nugroho, Ini bukan kali pertama Waskita dipercaya dalam pembangunan gedung kampus, sebelumnya Waskita juga telah membangun gedung fakultas dan auditorium utama di UGM yang sekarang masih dipergunakan. Bahkan, Perseroan saat ini diketahui tengah mengerjakan beberapa gedung kampus lain di antaranya UIII Depok, UIN Jambi dan lainnya.

Dalam keterangan resminya yang dilansir kontan.co.id pada 2 Juli 2022, Novianto menyebut bahwa perolehan kontrak baru ini merupakan hal yang penting terutama di tengah upaya perseroan dalam meningkatkan kinerja keuangan.

Pelaksanaan konstruksi ini dilakukan selama 600 hari dan ditargetkan selesai pada tahun 2024 dengan lingkup pekerjaan meliputi struktur, arsitektur, elektrikal, elektronika, mekanikal, plumbing, lansekap dan signage.

GIK dibangun di lahan seluas 49.500 m2, terletak di sisi barat Jalan Pancasila, dengan tapak bangunan direncanakan seluas 19.817,50 m2. Bangunan ini memiliki 3 lantai dan bagian atap rencananya akan difungsikan sebagai ruang terbuka. Di dalam GIK nanti, akan terdapat sejumlah fasilitas seperti auditorium, pusat pelayanan terpadu mahasiswa, pusat kebugaran, dan lapangan olahraga, dan fasilitas pendukung lainnya.

Sumber : Skyscraper City

Melansir dari laman resmi UGM, Bangunan GIK sendiri terbagi ke dalam tiga zona, yaitu Zona Kepemimpinan di sisi selatan bagi organisasi mahasiswa seperti BEM dan Menwa, Zona Inovasi Teknologi dan Kewirausahaan di bagian tengah, serta Zona Seni dan Budaya di sisi utara.

GIK dirancang dengan sejumlah ekosistem pendukung, yaitu talent development, personalized learning, longlife learning, interdisciplinary competence and standard application, future leadership, serta innovation in humanity and nation contribution.

Pembangunan proyek ini merupakan tindak lanjut rencana UGM yang sebelumnya dikabarkan berencana membangun GIK sebagai pengganti Gedung Gelanggang Mahasiswa dengan pengerjaan yang telah dilakukan groundbreaking (Peletakkan Batu Pertama) pada Juni 2022 lalu dan ditargetkan selesai pada 2024 mendatang.

Novianto berharap keberadaan GIK UGM akan menghasilkan generasi dengan kemampuan emerging skills, mampu menyelesaikan masalah melalui pendekatan interdisiplin, berkarakter inovatif dan kolaborasi yang kuat, serta berkontribusi pada kemanusiaan dan kemajuan bangsa.

Selain itu, Keberadaan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ini nantinya akan menjadi salah satu ikon tidak hanya di Universitas Gadjah Mada (UGM) melainkan juga di Yogyakarta.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi