Waskita Beton Manfaatkan Teknologi Baru SPRigWP Pada Proyek Konstruksi Layang PUPR

News

Pada Januari 2022, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menyelesaikan pasokan produk Sistem Perkerasan Rigid Waskita Precast (SPRigWP) untuk Proyek Pembangunan Sarana Dan Prasarana Pelatihan Konstruksi Layang yang dicanangkan oleh Kementerian PUPR dengan lokasi proyek yang berada di Citeureup, Jawa Barat.

Direktur Bisnis dan Pengembangan PT Waskita Beton Precast Tbk Sugiharto mengungkapkan bahwa produk ini merupakan inovasi teknologi terbaru yang menjadi produk unggulan perusahaan dalam konstruksi jalan.

Dalam proyek ini, WSBP memasok 33 pcs SPRigWP, yang terdiri dari 6 pcs SPRigWP tipe standar/lurus, dengan luas area yang disuplai sebesar 129.60 m2 dan 27 pcs SPRigWP tipe custom/lengkung, dengan luas area yang disuplai sebesar 801.03 m2.

Sugiharto menyatakan bahwa SPRigWP melengkung ini merupakan produk SPRigWP tipe custom/lengkung pertama di Indonesia yang diproduksi oleh WSBP.

“Produk ini kami diproduksi di Plant Sadang, Jawa Barat,” tambahnya.  Saat ini progres penyuplaian proyek ini telah mencapai 100%.

SPRigWP memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan sistem perkerasan jalan konvensional, antara lain dapat digunakan untuk konstruksi jalan baru dan peningkatan jalan, dapat mengendalikan beban berlebih dan kerusakan jalan, memiliki daya tahan yang lebih lama, pemasangan lebih mudah, cepat, dan tepat, serta jalan dapat segera difungsikan meski sambungan belum di-grouting, dapat meminimalisir penutupan jalan dan memiliki biaya perawatan yang mudah.

SPRigWP pertama kali digunakan pada tahun 2016 dan diaplikasikan pada jalan akses menuju Plant Bojonegara, dengan panjang jalan 49 m dan lebar 5 m, kemudian dilanjutkan dengan pengaplikasian di Plant Klaten dengan panjang 36 m dan lebar 9 m pada tahun 2017.

Tak hanya itu, SPRigWP juga sudah berhasil diaplikasikan pada Ruas Jalan Margomulyo, Surabaya pada akhir tahun 2018 dengan panjang 48 m dan lebar 23,4 m.

Tentunya produk ini telah mendapatkan Paten dari Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum & HAM dengan Nomor IDP000080495 dan Spesifikasi Khusus Interim dari Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR sehingga dapat digunakan pada pembangunan/preservasi jalan di lingkungan Dirjen Bina Marga.

“Perusahaan melihat bahwa proyeksi pasar untuk produk ini memiliki peluang besar baik untuk jalan nasional maupun jalan tol,” ungkapnya.

Sesuai dengan semangat transformasi perusahaan, WSBP akan terus mengembangkan produk-produk inovatif baru untuk meningkatkan pangsa pasar di industri precast domestik dan internasional, serta dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia khususnya sektor konstruksi jalan.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi