Pemerintah Siapkan Lelang Ulang Tol Gilimanuk –Mengwi, Tol Terpanjang di Bali

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan akan segera melelang ulang proyek Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi setelah paket pekerjaan sebelumnya belum berhasil memperoleh investor. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penataan ulang skema proyek guna meningkatkan kelayakan finansial serta menarik minat badan usaha.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menjelaskan bahwa proses lelang ulang kini memasuki tahap penyusunan kembali dokumen readiness criteria. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan proses pelelangan pengusahaan jalan tol agar lebih matang dan terukur.
Menurut Wilan, penataan ulang lingkup proyek dan tahapan pembangunan dilakukan secara strategis untuk memperkuat daya tarik investasi. Pemerintah juga memastikan bahwa pembangunan nantinya akan dilaksanakan secara bertahap, berbasis kebutuhan lalu lintas aktual, serta mempertimbangkan aspek kelayakan finansial secara lebih komprehensif.
Sebelumnya, proyek Tol Gilimanuk–Mengwi telah melewati tahapan persetujuan prakarsa hingga penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Namun, perjanjian tersebut berakhir pada 3 Agustus 2023 setelah kewajiban terkait pengadaan tanah dan pencapaian financial close tidak terpenuhi.
Meski sempat tertunda, proyek ini tetap menjadi prioritas nasional. Tol Gilimanuk–Mengwi tercantum dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
Secara perencanaan, ruas tol ini akan menjadi yang terpanjang di Bali dan melintasi tiga kabupaten, 13 kecamatan, serta 58 desa. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Pulau Dewata, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Pembangunan tol ini dibagi menjadi tiga seksi. Seksi 1 menghubungkan Gilimanuk–Pekutatan sepanjang 53,6 kilometer, Seksi 2 Pekutatan–Soka sepanjang 24,3 kilometer, dan Seksi 3 Soka–Mengwi sepanjang 18,9 kilometer.
Dengan langkah lelang ulang yang lebih terstruktur, pemerintah berharap proyek ini dapat segera menemukan mitra investor yang solid sehingga pembangunan dapat direalisasikan sesuai rencana dan memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi Bali.













