Brantas Abipraya Garap Proyek BRT Cekungan Bandung, Perkuat Transportasi Massal Berkelanjutan

HeadlineNews

PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperkuat perannya dalam pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan.

Salah satu kontribusi perusahaan dibuktikan melalui keterlibatannya sebagai kontraktor pelaksana dalam proyek Bus Rapid Transit (BRT) Metropolitan Cekungan Bandung, yang diproyeksikan menjadi tulang punggung sistem transportasi massal di kawasan Bandung Raya.

Seiring dimulainya tahapan pelaksanaan proyek, Brantas Abipraya bersama para pemangku kepentingan menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Cibeunying Kidul pada Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi mengenai rencana pembangunan, pengaturan lalu lintas selama masa konstruksi, serta manfaat yang akan dirasakan masyarakat setelah proyek beroperasi.

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menjelaskan bahwa pembangunan BRT Metropolitan Cekungan Bandung merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan transportasi publik yang terintegrasi dan ramah lingkungan.

Menurutnya, kehadiran sistem transportasi massal tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Dian menyampaikan bahwa Brantas Abipraya mendukung penuh pengembangan transportasi massal yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kehadiran BRT Metropolitan Cekungan Bandung dinilai dapat menjadi solusi mobilitas masyarakat sekaligus berkontribusi dalam mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan di kawasan perkotaan.

Proyek BRT ini mencakup pembangunan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari jalur khusus atau on corridor, halte, perkerasan jalan, hingga revitalisasi trotoar. Seluruh infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas pengguna transportasi publik serta pejalan kaki.

Dalam pelaksanaannya, Brantas Abipraya memastikan penerapan manajemen lalu lintas secara bertahap guna meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Selain itu, Perusahaan juga mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama melalui pemasangan rambu-rambu keselamatan, pengaturan zona kerja, penyediaan jalur pedestrian sementara, serta berbagai perangkat pengamanan sesuai standar yang berlaku.

Selain fokus pada kualitas konstruksi, perusahaan juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan. Untuk itu, Brantas Abipraya membuka saluran komunikasi dan layanan pengaduan yang memungkinkan masyarakat menyampaikan masukan maupun laporan selama proses pekerjaan berlangsung.

Menurut Dian, pembangunan infrastruktur perkotaan yang berhasil memerlukan komunikasi yang terbuka dan kolaboratif antara pelaksana proyek dan masyarakat.

Karena itu, perusahaan berkomitmen menjalankan pekerjaan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kualitas, serta kenyamanan warga di sekitar lokasi proyek.

Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari masyarakat setempat. Perwakilan warga Kelurahan Cicadas, Suherman, menyambut positif pembangunan BRT dan berharap kehadirannya tidak hanya membantu mengurangi kemacetan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.

Dengan pengalaman panjang dalam mengerjakan berbagai proyek strategis nasional, Brantas Abipraya optimistis pembangunan BRT Metropolitan Cekungan Bandung dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur transportasi yang mengedepankan keselamatan, mutu, dan keberlanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pembangunan wilayah Bandung Raya.

Back to top button