Jasa Marga Targetkan Tol Probolinggo – Banyuwangi Beroperasi Awal Tahun 2027

News

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) terus mempercepat penyelesaian pembangunan jaringan jalan tol di Pulau Jawa. Salah satu proyek yang menjadi perhatian perseroan adalah Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati mengatakan, perseroan saat ini tengah mempersiapkan operasional ruas Paiton-Besuki. Ruas tersebut telah mencapai progres konstruksi 92,66% dan kini memasuki tahapan uji laik fungsi dan operasi (ULFO).

Secara keseluruhan, pembangunan ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Ruas Gending-Kraksaan dan Kraksaan-Paiton bahkan telah mencapai tingkat penyelesaian konstruksi 100%.

Jasa Marga menargetkan seluruh ruas yang menjadi bagian dari proyek tersebut dapat mulai dioperasikan pada kuartal I 2027. Dengan panjang sekitar 49,68 kilometer, kehadiran ruas Probolinggo-Situbondo Barat diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas wilayah Jawa Timur.

Selain Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jasa Marga juga terus menggarap sejumlah proyek strategis lainnya. Salah satunya adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, khususnya pembangunan jalur Setu-Sadang yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.

Perseroan juga mengembangkan Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 14 kilometer. Proyek tersebut dibangun dengan skema Viability Gap Funding (VGF), yakni dukungan pemerintah untuk meningkatkan kelayakan finansial proyek infrastruktur.

Jasa Marga menargetkan Tol Akses Patimban dapat mulai beroperasi pada 2028. Kehadiran jalan tol ini diharapkan memperkuat akses menuju kawasan Pelabuhan Patimban sekaligus mendukung aktivitas logistik dan konektivitas kawasan industri di sekitarnya.

Di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, perseroan juga terus mengejar penyelesaian Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. Ruas Yogyakarta-Sleman hingga Banyurejo telah memasuki tahap akhir pekerjaan dan dijadwalkan menjalani proses serah terima pekerjaan setelah seluruh pekerjaan lapangan rampung pada akhir September 2026.

Sementara itu, ruas SS Ambarawa-Junction Bawen telah memasuki tahap uji laik fungsi dan operasi. Jasa Marga menargetkan ruas tersebut dapat mulai beroperasi pada akhir 2026.

Pengembangan jaringan tol juga berlanjut melalui proyek Jalan Tol Yogyakarta-Solo. Pada proyek tersebut, ruas Kartasura-Prambanan telah beroperasi secara komersial. Adapun pembangunan masih berlangsung pada ruas Prambanan-Maguwoharjo serta Trianggah Junction Sleman.

Jasa Marga menargetkan pengoperasian ruas-ruas tersebut dilakukan secara bertahap mulai 2027. Dengan berbagai proyek yang berjalan di sejumlah wilayah, perseroan terus memperluas konektivitas jalan tol sekaligus memperkuat jaringan infrastruktur transportasi yang menopang mobilitas dan aktivitas ekonomi di Pulau Jawa.

Back to top button