Public Expose Live 2026, Wika Beton Catat Nilai Kontrak Baru Rp 2,27 Triliun

News

Top Konstruksi – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kinerja dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui ajang Public Expose Live 2026 yang digelar secara daring pada Rabu 9 September 2026.

Dalam forum tersebut, perusahaan dengan kode saham WTON memaparkan perkembangan kinerja operasional sekaligus strategi bisnis yang akan dijalankan ke depan.

Hingga akhir Juli 2026, WIKA Beton mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp2,27 triliun. Kontrak tersebut menjadi salah satu indikator penguatan aktivitas bisnis perusahaan di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Dari total kontrak baru tersebut, sekitar 58,83% berasal dari sektor infrastruktur, sementara 37,70% berasal dari pendanaan swasta.

Dari sisi pendapatan, WIKA Beton membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,48 triliun hingga Juli 2026. Kontribusi pendapatan tersebut berasal dari sejumlah lini bisnis, dengan beton putar menyumbang sekitar 47,9%, beton non-putar 34,4%, konstruksi 13,3%, dan jasa 4,4%

Dalam acara tersebut, Kuntjara selaku Direktur Utama WIKA Beton juga menyoroti agenda transformasi perusahaan yang akan terus bertumbuh secara lebih sehat lebih selektif dan lebih berkualitas dengan tata Kelola yang semakin lebih baik. Strategi ini diarahkan untuk memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan daya saing perusahaan di pasar nasional maupun internasional.

Aspek keberlanjutan yang menjadi perhatian utama yaitu. Sebelumnya, WIKA Beton berhasil memperoleh ESG Score 71 dari 100 berdasarkan penilaian S&P Global Corporate Sustainability Assessment. Capaian tersebut menempatkan perusahaan dalam kelompok Top Quintile atau sekitar 13% teratas perusahaan global di sektor material konstruksi, meningkat signifikan dari skor 46 pada tahun sebelumnya.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pengembangan produk dan proses produksi yang lebih ramah lingkungan. WIKA Beton telah mengembangkan beton rendah karbon, memanfaatkan energi terbarukan melalui PLTS di sejumlah fasilitas produksi, serta mengembangkan berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi material dan rantai pasok.

Ke depan, WIKA Beton menargetkan penguatan posisi sebagai perusahaan penyedia solusi industri beton yang tidak hanya mengandalkan kapasitas produksi, tetapi juga inovasi, efisiensi, tata kelola, dan prinsip ESG. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing WIKA Beton sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan dalam ekosistem BUMN dan Danantara.

Back to top button