Tol Sawangan – Bojonggede – Salabenda Mulai Dibangun 2026, Ditargetkan Beroperasi pada 2028

News

Pembangunan Jalan Tol Sawangan–Bojonggede–Salabenda kembali memasuki tahap persiapan menuju konstruksi. Pengusaha jalan tol sekaligus Dewan Penasihat PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk, Mohammad Jusuf Hamka, memastikan pembangunan ruas tersebut akan dimulai pada 2026.

Hal itu disampaikan Jusuf Hamka setelah bertemu dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong pada Rabu (5/8/2026). Menurutnya, pengembangan ruas Sawangan hingga Salabenda telah mendapat persetujuan untuk dilanjutkan sebagai bagian dari pengembangan jaringan Tol Depok–Antasari (Desari).

Jaringan tersebut nantinya diarahkan terhubung dengan Bogor Outer Ring Road (BORR) dan dikembangkan lebih lanjut hingga Caringin, Kabupaten Bogor. Pengembangan ini diharapkan membentuk jaringan jalan tol yang semakin terintegrasi dari Jakarta, Depok, hingga wilayah Bogor dan sekitarnya.

Ruas Sawangan–Bojonggede–Salabenda memiliki panjang sekitar 27,9 kilometer. Jika seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, jalan tol tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Secara keseluruhan, jaringan Tol Antasari – Salabenda terbagi dalam sejumlah segmen. Tiga segmen awal telah beroperasi yakni Antasari – Brigif sepanjang 5,8 kilometer, Brigif–Krukut sepanjang 2,7 kilometer, serta Krukut – Sawangan sepanjang 3,6 kilometer.

Adapun dua segmen berikutnya masih dalam tahap persiapan pembangunan, yaitu Sawangan–Bojonggede sepanjang 9,5 kilometer dan Bojonggede–Salabenda sepanjang 6,4 kilometer. Penyelesaian kedua segmen tersebut akan melanjutkan konektivitas jaringan tol dari kawasan Depok menuju Bogor.

Selain membahas Tol Sawangan–Bojonggede–Salabenda, pertemuan Jusuf Hamka dengan Pemerintah Kabupaten Bogor juga membicarakan rencana pembangunan Tol Tambang. Jalan tol tersebut diproyeksikan memiliki panjang sekitar 12 kilometer dan menghubungkan tiga wilayah yang menjadi pusat aktivitas pertambangan, yakni Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang.

Rencana pengembangan jaringan jalan tol di Kabupaten Bogor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur konektivitas di wilayah selatan Jakarta. Kehadiran ruas-ruas baru diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses menuju pusat-pusat kegiatan ekonomi, serta mengurangi beban lalu lintas pada jaringan jalan eksisting.

Dengan dimulainya konstruksi Tol Sawangan–Bojonggede–Salabenda pada 2026, pengembangan jaringan Tol Depok–Antasari akan memasuki tahapan baru menuju konektivitas yang lebih luas hingga wilayah Bogor dan sekitarnya.

Back to top button