Kementerian PU Rampungkan Pemasangan 6 PCU Girder Tol Akses Patimban   

News

Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban terus menunjukkan kemajuan progres seiring dengan percepatan pekerjaan konstruksi di sejumlah titik.

Salah satu tahapan penting yang baru saja diselesaikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yaitu pemasangan enam PCU Girder pada Jembatan Interchange 03 sebagaimana informasi yang dikutip dari Kementerian PU melalui akun Instagram resminya pada Minggu (23/8/2026),

Pemasangan girder ini merupakan bagian penting dalam pembangunan struktur jembatan yang nantinya akan mendukung konektivitas Jalan Tol Akses Patimban.

Tahapan ini termasuk dalam rangkaian konstruksi untuk mewujudkan akses jalan tol yang menghubungkan kawasan industri dengan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat.

Setelah tahapan ini rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan jaring pengaman, pengecoran diafragma, pengerjaan deck slab atau pelat lantai jembatan, hingga pemasangan barrier.

Jalan Tol Akses Patimban secara keseluruhan memiliki panjang 37,05 kilometer (km). Ruas tersebut terbagi menjadi dua segmen pengerjaan.

  • Segmen sepanjang 22,94 km yang dikelola Pemerintah mencatat progres konstruksi mencapai 69,74 persen,
  • Segmen sepanjang 14,11 km yang dikelola badan usaha jalan tol (BUJT) mencatat progres konstruksi sebesar 14,01 persen.

Jalan tol ini nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) dan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Patimban serta KEK Subang.

Kemudian dalam pengembangan jaringan berikutnya, ruas tersebut juga direncanakan akan terkoneksi dengan Jalan Tol Jakarta – Cikampek Selatan.

Dengan progres konstruksi yang terus berjalan, Jalan Tol Akses Patimban diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan logistik nasional.

Kehadirannya sangat dinantikan mengingat infrastruktur ini tidak hanya memperkuat konektivitas antara kawasan industri dan pelabuhan, tetapi juga diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh distribusi logistik, mempercepat arus barang, meningkatkan produktivitas investasi dan memperkuat daya saing ekspor nasional.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menambahkan bahwa pembangunan jaringan jalan dan jembatan ini diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka akses bagi investasi, memperkuat kawasan industri, mendorong sektor pariwisata, serta meningkatkan konektivitas antardaerah.

Dan bahkan tak hanya itu, keberadaan infrastruktur ini juga sekaligus akan memperkuat posisi Pelabuhan Patimban sebagai bagian dari sistem distribusi barang sekaligus mendukung pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di Jawa Barat.            

Setelah proyek ini rampung, Kementerian PU berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang berkualitas demi mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Back to top button