Masuki Tahap Akhir! Progres Pembangunan Jalan Baru Kretek–Girijati Capai 97,1 Persen

Pembangunan Jalan Baru Kretek-Girjati merupakan ruas yang akan menghubungkan kawasan Bantul dengan Gunungkidul. Dirancang menjadi penguat konektivitas kawasan Pesisir Selatan DIY. Mengutip Instagram @pu_jalan_jatengdiy, melalui postingan per 16 Agustus 2026, progres pembangunan Jalan Baru Kretek-Girjati telah mencapai 97,1 persen.
Pembangunan tahap akhir yang sedang dilakukan meliputi pengaspalan, pemasangan rambu-rambu, dan pekerjaan minor lainnya.
Jalan baru Kretek-Girjati merupakan bagian dari pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) DIY. Ruas jalan ini memiliki panjang 5,64 km yang terdiri dari jalan baru dan dua
jembatan. Pembangunan jalan ini didanai melalui pinjaman dari Islamic Development Bank
(IsDB) dengan nilai sebesar Rp341 miliar.
Pembangunan ruas ini turut mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata
Nasional (KSPN) Karst Gunungkidul dan Pantai Selatan Yogyakarta. Dibangun sebagai jalur alternatif menuju kawasan wisata dan pengurai kepadatan lalu lintas, jalan baru Kretek-Girjati akan dilengkapi dengan rest area.
Pembangunan Jalan Baru Kretek-Girjati memiliki tantangan pada penanganan lereng dengan timbunan tinggi. Teknologi stabilitas lereng dikerahkan mulai dari bore pile, soil nailing, hingga penggunaan shotcrete. Pembangunan diproyeksikan akan rampung pada akhir 2026.
Pembangunan Jalan Baru Kretek–Girijati Lot 17A juga telah resmi terkontrak pada 14 Agustus 2026. Dilaksanakan oleh penyedia ADP-SRD,JO (PT Aneka Dharma Persada-PT Suradi Sejahtera Raya) dengan nilai kontrak sebesar 82,27 miliar.

Jalan Baru Kretek–Girijati Lot 17A akan menangani jalan sepanjang 2,85 km, yang terdiri dari pembangunan jalan baru sepanjang 0,98 km dan pelebaran jalan sepanjang 1,87 km. Diharapkan paket ini menambah kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Pekerjaan ini memiliki masa pelaksanaan selama 365 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.
Jalan Baru Kretek–Girijati diharapkan memperkuat konektivitas jalur Pansela DIY, mempermudah mobilitas masyarakat, dan mendorong perekonomian masyarakat melalui jalur wisata.















