Stadion Internasional Senilai Rp1 Triliun Siap Dibangun di Banjarbaru, Target Rampung Tahun 2028

HeadlineNewsTop List

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersiap membangun stadion internasional baru di Kota Banjarbaru yang diproyeksikan menjadi salah satu stadion termegah di Pulau Kalimantan.

Kehadiran fasilitas olahraga berskala besar tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pembinaan dan penyelenggaraan olahraga, tetapi juga menjadi ikon baru bagi provinsi tersebut.

Stadion akan dibangun di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Saat ini, pemerintah daerah masih memfokuskan upaya pada penyelesaian proses pembebasan lahan sebagai tahap awal pelaksanaan proyek.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, M Yasin Toyib, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp65 miliar untuk proses pembebasan lahan. Proses tersebut melibatkan 88 pemilik tanah yang lahannya masuk dalam area pembangunan stadion.

Menurut Yasin, tahapan pematokan bidang tanah telah dilakukan dan saat ini proses administrasi masih berlangsung di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan.

Setelah seluruh bidang tanah terverifikasi, tim BPN akan melakukan pemeriksaan lapangan sebelum proses penilaian harga oleh tim appraisal.

Yasin menyebut pembayaran kepada pemilik lahan akan dilakukan setelah proses penilaian selesai. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan pembebasan lahan dapat diselesaikan dan memperoleh status clean and clear pada Oktober 2026.

Setelah lahan dinyatakan bebas dari berbagai persoalan administrasi dan kepemilikan, pemerintah akan melanjutkan ke tahap pengadaan fisik serta konstruksi stadion.

Pembangunan stadion internasional tersebut diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1 triliun. Proyek akan dilaksanakan dengan skema tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.

Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 miliar pada 2026. Selanjutnya, anggaran sebesar Rp450 miliar disiapkan pada 2027 dan Rp400 miliar pada 2028 untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi.

Pemerintah menargetkan stadion dapat rampung dan siap digunakan pada 2028. Jika terealisasi sesuai jadwal, fasilitas olahraga ini akan menambah daftar stadion berstandar tinggi di Pulau Kalimantan sekaligus melengkapi Stadion Segiri di Samarinda, Stadion Batakan di Balikpapan, serta Stadion Palaran yang pernah menjadi venue utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII tahun 2008.

Selain menjadi sarana olahraga modern, stadion internasional Banjarbaru juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan berbagai ajang olahraga dan kegiatan berskala besar.

Kemudian kehadirannya juga diharapkan dapat memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga di kawasan Kalimantan.

Back to top button