Pembangunan Gedung Baru Fakultas Psikologi UGM Telah Resmi Dimulai

HeadlineNews

Pembangunan Gedung C atau Gedung Baru Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah resmi dimulai.

Hal ini ditandai secara simbolis melalui prosesi penandatanganan prasasti dalam acara peletakkan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D., bersama Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Psikologi UGM, serta berbagai jajarannya pada Selasa, 14 Juli 2026.

Dok. UGM

Pembangunan gedung ini akan dilaksanakan oleh PT Tigamas Mitra Selaras sebagai kontraktor pelaksana bersama PT Pola Dwipa bersama PT Arsigraphi sebagai konsultan pengawas serta PT Pola data Consultant sebagai konsultan perencana dengan target rampung pada 28 Juni 2027 mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Psikologi UGM Rahmat Hidayat mengungkapkan bahwa pembangunan gedung ini sudah direncanakan sejak lama dari tahun 2022 – 2023 setelah Laboratorium Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik UGM yang turut terlibat dalam proses pengkajian dan evalusasi struktur menemukan adanya permasalahan pada bangunan lama, Gedung G Fakultas Psikologi.

Dimana berdasarkan hasil kajian teknis yang dilakukan menunjukkan bahwa Gedung G yang terdiri atas empat lantai tersebut sudah tidak lagi memenuhi persyaratan kelayakan konstruksi karena memiliki persoalan kerentanan struktur sehingga perlu adanya solusi jangka panjang.

Temuan inilah yang kemudian menjadi dasar bagi fakultas dan universitas untuk merencanakan pembangunan fasilitas baru yaitu Gedung C yang lebih aman dan mampu menunjang kebutuhan akademik ke depan.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman UGM, Gedung C akan dibangun di atas lahan seluas 8.220 meter persegi dengan tinggi mencapai delapan lantai yang terdiri atas tujuh lantai utama dan satu lantai basement.

Kemudian untuk mendukung kegiatan akademik, fasilitas ini secara keseluruhan dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.500 kursi dan akan dilengkapi dengan 17 ruang pembelajaran, termasuk satu lecture hall berkapasitas 250 kursi serta dua ruang kuliah besar yang masing – masing berkapasitas 300 kursi.

Dengan berbagai fasilitas tersebut, Gedung baru ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan proses belajar mengajar yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas akademik di lingkungan Fakultas Psikologi.

Rahmat menegaskan bahwa pembangunan Gedung C tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk mengoptimalkan seluruh potensi fakultas dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Oleh karena itu, Rahmat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam seluruh proses pembangunan ini. Menurutnya, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu tahun dengan rencana serah terima pada 26 Juni 2027.

Setelah rampung dan beroperasi, Ia berharap gedung baru tersebut dapat menjadi ruang yang mendorong inovasi, kolaborasi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian.

Tak berhenti sampai disitu, Rektor UGM Ova Emilia menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung pengembangan lingkungan kampus yang nyaman, modern, dan berkelanjutan.

Menurutnya, setiap pembangunan maupun renovasi fasilitas kampus harus tetap memperhatikan prinsip pelestarian lingkungan, termasuk menjaga proporsi ruang terbuka hijau minimal 30 persen sebagai bagian dari rencana strategis mewujudkan konsep kampus hijau.

Ova juga menekankan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan zaman karena menurutnya fasilitas ini harus mampu menjawab kebutuhan pembelajaran yang terus berubah

Sehingga penyediaan ruang-ruang pembelajaran yang fleksibel dan mendukung kolaborasi lintas disiplin dinilai menjadi kebutuhan perguruan tinggi saat ini.

Selain itu menurutnya, kebutuhan ruang belajar saat ini juga perlu mengakomodasi konsep smart classroom agar mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selama proses konstruksi berlangsung, pihak universitas disebut akan melakukan berbagai penyesuaian agar aktivitas pendidikan, penelitian, dan pelayanan akademik tetap berjalan normal.

Upaya penyesuaian ini dilakukan mengingat proses konstruksi berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi sivitas akademika maupun masyarakat di sekitar kampus.

Untuk itu, Ova berharap seluruh sivitas akademika juga dapat bersama-sama mengawal proses pembangunan Gedung C agar berjalan lancar sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan pendidikan tinggi serta pembangunan bangsa.

Selain memberikan manfaat jangka panjang, pembangunan gedung ini juga sekaligus diharapkan menjadi pengingat bahwa evaluasi berkala terhadap kondisi bangunan pendidikan merupakan hal penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh warga kampus, terutama pada bangunan yang telah digunakan dalam waktu yang lama.

Back to top button