Sejumlah Investor Singapura Siap Bangun 5 Proyek Data Center di KEK Nongsa

News

Badan Pengusahaan (BP) Batam melaporkan sejumlah perusahaan asal Singapura atau negara yang dijuluki sebagai kota singa ini kabarnya akan membangun data center di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Provinsi Kepualauan Riau.

Perihal ini disampaikan BP Batam usai Ketua BP Batam Muhammad Rudi bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong pada beberapa waktu yang lalu, untuk membahas soal potensi Batam sebagai data center.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag Singapura mengungkapkan bahwa saat ini investasi sektor data center merupakan suatu hal yang penting di Singapura. Oleh karenanya, Pemerintah Singapura meminta investor data center di negaranya untuk melakukan perluasan usaha di Batam.

Tak hanya itu, Gan Kim Yong juga menyarankan agar Batam gencar lakukan promosi wisata ke Singapura jelang akhir tahun, mengingat wajah Batam seluruhnya telah dipoles untuk kenyamanan wisatawan. Terlebih jelang akhir tahun, merupakan waktu bagi warga Singapura mencari hiburan.

Terlihat saat ini, telah ada lima data center yang tengah dibangun di Batam. Dimana, Mayoritas diantaranya berasal dari Singapura.

Meski bisnis data center yang terdapat di Batam ini tidak termasuk dalam investasi besar lantaran lahan dan lapangan pekerjaan yang dibutuhkan tidak terlalu banyak. Tetapi, BP Batam tetap menginginkan adanya timbal balik dari investasi dan multiplier effect.

Menurut Ketua BP Batam Muhammad Rudi, Investasi dalam pembangunan data center di Batam tak hanya datang dari singapura. Pasalnya, seluruh dunia sudah mulai melihat potensi Batam. Salah satunya adalah Dubai yang saat ini sudah mulai mununjukkan ketertarikannya di kawasan Nongsa Digital Park.

Berdasarkan laporan Perkembangan KEK Nongsa Agustus 2022, sudah ada dua pusat data internasional yang tercatat akan dibangun di Batam.

Pertama, PT Data Center First Nongsa One dengan investor Hong Kong dan nilai komitmen investasi sebesar Rp4,3 triliun. Kedua, PT GDS IDC Service dengan investor asal Hong Kong dan nilai komitmen investasi sebesar Rp3 triliun.

Tak hanya dari luar negeri, ketertarikan investasi di KEK Nongsa ini juga datang dari dalam negeri yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang dikabarkan juga berencana membangun proyek data center di Nongsa Digital Park (NDP) yang nantinya akan menjadi Pusat Data Nasional di wilayah barat Indonesia.

BP Batam menyampaikan realisasi investasi di wilayah Batam pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi