Perumda Tirta Al Bantani Bangun Pabrik AMDK Tirta Ratu, Bidik Pasar Air Minum Kemasan di Banten

HeadlineNews

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Al Bantani resmi memulai pembangunan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek Tirta Ratu melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Michigan Quality Water.

Proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan bisnis berbasis sumber daya air sekaligus memperluas kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking dilaksanakan di Lingkungan Cideheng, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (4/6/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Direktur Perumda Tirta Al Bantani Eli Mulyadi, serta CEO Michigan Quality Water Byong Ho Lee.

Pembangunan pabrik ini menandai dimulainya kolaborasi antara badan usaha milik daerah dan perusahaan swasta dalam pengembangan industri air minum kemasan di Provinsi Banten. Selain berorientasi pada penguatan usaha, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pengelolaan air.

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyampaikan apresiasi atas langkah inovatif yang dilakukan Perumda Tirta Al Bantani dalam mengembangkan potensi sumber daya air daerah. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga berpotensi memperkuat kemampuan teknis dan pengelolaan air bersih melalui transfer pengetahuan dan teknologi.

Dalam skema kerja sama yang disepakati, PT Michigan Quality Water bertanggung jawab terhadap pembangunan fasilitas produksi serta penyediaan teknologi yang dibutuhkan. Sementara itu, Perumda Tirta Al Bantani berperan menyediakan sumber air baku, mendukung aspek perizinan, serta mengembangkan jaringan pemasaran produk.

Pabrik AMDK Tirta Ratu akan memanfaatkan sumber mata air yang berasal dari wilayah Desa Sukacai dan Citaman, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Selain memproduksi air minum dalam kemasan, kerja sama tersebut juga mencakup pengelolaan penjualan air curah dan layanan pendukung lainnya.

Direktur Perumda Tirta Al Bantani Eli Mulyadi menjelaskan bahwa lokasi pembangunan pabrik dipilih di Kota Serang dengan mempertimbangkan aspek tata ruang dan peluang pengembangan bisnis. Meski demikian, sumber air baku tetap berasal dari kawasan Kecamatan Baros yang selama ini dikenal memiliki kualitas air yang baik dan menjadi salah satu sumber andalan perusahaan.

Menurut Eli, merek Tirta Ratu dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan identitas budaya Banten. Kata “Tirta” merepresentasikan air yang bersih dan berkualitas, sedangkan “Ratu” terinspirasi dari nilai kepemimpinan dan kebesaran sejarah Kesultanan Banten.

Perumda Tirta Al Bantani menargetkan Tirta Ratu dapat berkembang menjadi salah satu merek unggulan di industri air minum kemasan dan mampu bersaing di pasar regional. Pada tahap awal, pemasaran produk akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Serang.

Setelah pasar lokal terpenuhi, distribusi akan diperluas ke Kota Serang dan wilayah lain di Provinsi Banten. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Tirta Ratu sebagai produk air minum kemasan lokal yang memiliki daya saing tinggi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui pembangunan pabrik ini, Perumda Tirta Al Bantani tidak hanya memperluas lini usahanya, tetapi juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air daerah secara berkelanjutan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Back to top button