Pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong di Aceh Telah Rampung
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah menyelesaikan pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong di Kecamatan Beutong Ateuh Benggala, Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh
Pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah penanganan darurat pascabencana banjir bandang yang sebelumnya memutus akses vital penghubung antara Aceh Tengah dan Kabupaten Nagan Raya.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat bersama TNI dan seluruh mitra kerja dalam memulihkan akses dasar masyarakat. Kehadiran Jembatan Bailey Krueng Beutong diharapkan dapat segera mendukung mobilitas warga serta memperlancar distribusi logistik secara aman di wilayah terdampak.
Jembatan Bailey Krueng Beutong memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,2 meter, serta dirancang mampu menahan beban hingga 20 ton.
Pemasangan jembatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian PU bersama TNI Angkatan Darat pada awal 2026, guna mendorong pemulihan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan terdampak bencana.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pemasangan struktur utama jembatan, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar seremoni adat peusijuek atau tepung tawar yang disertai doa bersama pada Rabu (7/1/2026).
Prosesi adat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan dengan harapan jembatan yang dibangun dapat membawa keselamatan, kelancaran, serta manfaat yang luas bagi masyarakat.
Meski demikian, hingga saat ini jembatan tersebut belum dibuka untuk lalu lintas umum. Hal ini disebabkan masih adanya sejumlah aksesoris komponen yang belum terpasang secara lengkap, serta belum seluruh baut memenuhi tingkat pengencangan sesuai persyaratan teknis, sehingga uji beban belum dapat dilaksanakan.
Oleh karena itu, BPJN Aceh menjadwalkan pemasangan sisa aksesoris, sekaligus pengecekan dan pengencangan baut pada hari ini tepatnya Jumat (9/1/2026). Setelah seluruh komponen dinyatakan lengkap dan sesuai spesifikasi teknis, akan dilakukan uji beban atau loading test sebagai prosedur standar untuk memastikan jembatan aman digunakan.
Sebagai jembatan rangka baja modular yang bersifat sementara atau semi permanen, pengujian Jembatan Bailey akan difokuskan pada kekuatan sambungan panel serta kekakuan rangka.
Apabila hasil uji beban dinyatakan memenuhi standar, jembatan dapat diberlakukan sistem buka-tutup lalu lintas atau dibuka secara terbatas bagi kendaraan ringan dan darurat, guna mempercepat pemulihan konektivitas serta distribusi logistik antarwilayah.














