Hutama Karya Resmi Jual 2 Ruas Tol Trans Sumatera, Nilai Transaksi Capai Rp. 12,5 Triliun

News

PT Hutama Karya (Persero) kabarnya telah menjual aset atau melakukan divestasi dua ruas di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang dikelolanya kepada anak usaha Indonesia Investment Authority (INA), PT Swarna Investasi Indonesia (Swarna) dengan nilai transaksi mencapai Rp12,5 triliun.

Dengan begitu, INA melalui PT Swarna Investasi Indonesia resmi mengakuisisi atau mengambil alih dua ruas jalan tol tersebut dari PT Hutama Karya setelah menyelesaikan transaksi investasi secara bersama pada Rabu, 6 Juli 2023.

Adapun dua ruas jalan tol yang diambil alih INA yaitu Tol Medan-Binjai sepanjang 17 km dan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 141 km.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi Hutama Karya, transaksi investasi ini bertujuan untuk memperkuat kondisi keuangan perusahaan ke tingkat yang lebih sustainable.

Pasalnya, Hutama Karya berharap transaksi ini dapat mengurangi posisi utang dan beban bunga yang meningkatkan margin perusahaan sehingga bisa kembali ke tingkat yang lebih sustainable.

Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah menjelaskan bahwa investasi dua ruas jalan tol tersebut menunjukkan keyakinan INA terhadap potensi jalan tol di Sumatera dan pengelolaan Hutama Karya yang dinilai baik selama ini.

Selain menunjukkan keyakinan INA terhadap potensi tol di Sumatera, investasi ini juga membuka peluang bagi investor domestik maupun internasional untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan nilai imbal balik yang sepadan dengan risiko investasi.

Bahkan tak hanya itu, investasi ini pun menjadi komitmen INA dan Hutama Karya dalam mendukung tujuan pemerintah yang menjadikan konektivitas sebagai prioritas utama di negara Indonesia.

Ridha meyakini Jalan Tol Trans Sumatra sebagai proyek infrastruktur vital memegang peranan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di Indonesia, termasuk di Pulau Sumatra yang memiliki lebih dari 58 juta penduduk dan menyumbang 21,70 persen terhadap PDB negara pada tahun 2021 lalu.

Apalagi ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar dan ruas tol Medan – Binjai merupakan infrastruktur utama yang dinilai akan mempercepat perkembangan sosial ekonomi di Sumatra dan sekitarnya melalui rencana pengembangan jaringan logistik.

Sehingga kedua ruas tol yang memiliki posisi strategis di wilayah Sumatra ini tidak hanya dapat memperkuat konektivitas, tetapi juga membantu dalam peningkatan efisiensi di bidang logistik.

Back to top button