Autograph Tower Jadi Supertall Pertama di Indonesia, Kalahkan Tinggi Oasis Central Sudirman

News

Gedung pencakar langit merupakan bangunan bergengsi yang dipercaya menunjukkan kekuatan dan kekayaan suatu kota maupun negara. Maka tak heran jika banyak negara yang berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit saat ini dengan ketinggian di atas 300 meter.

Salah satu negara yang juga berambisi membangun gedung menjulang tinggi ini adalah negara tanah air tercinta kita yakni Indonesia.

Indonesia saat ini telah resmi memiliki bangunan super tinggi (supertall) pertama dengan ketinggian di atas 300 meter yang bernama Autograph Tower di area Thamrin Nine, Jakarta Pusat.

 Sumber : Youtube Brandcity ID

Gedung milik PT Putra Gaya Wahana (PGW) yang bergerak di sektor properti ini memiliki ketinggian mencapai 382,9 meter.

Associate Director Marketing and Sales PT Putragaya Wahana Anggun Melati menjelaskan bahwa Autograph Tower merupakan bagian dari kompleks pengembangan mixed use Thamrin Nine yang sudah beroperasi melalui seremoni soft launching sejak bulan Desember 2022 lalu.

Rencananya gedung tertinggi di Indonesia ini akan didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI) pada Agustus 2023 mendatang.

Berita Terkait : Autograph Tower Pecahkan Rekor MURI Jadi Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia

Beroperasinya Autograph Tower ini tak hanya menandakan bahwa Indonesia sudah resmi memiliki supertall pertama dengan ketinggian di atas 300 meter.

Namun juga sekaligus menyingkirkan Gama Tower yang selama ini memegang posisi sebagai gedung tertinggi di Indonesia dengan total berjumlah 64 lantai yang dimanfaatkan sebagai hotel dan perkantoran di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan.

Bahkan tak hanya Gama Tower, ketinggian Autograph Tower juga jauh lebih tinggi diatas gedung Oasis Central Sudirman milik Taspen yang digadang-gadang akan menjadi gedung tertinggi di Indonesia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen secara resmi telah memulai proyek pembangunan Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 2, Jakarta Pusat.

Proyek pembangunan gedung ini merupakan proyek kerjasama strategis antara Indonesia dengan salah satu pengembang properti terbesar dunia asal Jepang, Mitsubishi Estate.

Dimulainya proyek pembangunan ini ditandai secara simbolis melalui peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan oleh Direktur Utama Taspen ANS Kosasih, Managing Director Mitsubishi Estate Group Masato Aikawa, dan Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia (RI) Kanasugi Kenji pada Selasa, 31 Januari 2023.

Dalam acara tersebut, Direktur Utama Taspen ANS Kosasih menyebut bahwa Oasis Central Sudirman merupakan proyek yang sudah lama dinantikan.

Sumber : Skypercitycenter
Sumber : Taspen

Dia mengklaim bahwa proyek ini akan menjadi landmark terbesar di Jakarta yang tidak ada tandingannya mengingat proyek gedung ini tidak hanya menawarkan kawasan yang besar yakni seluas 3,3 hektar, tetapi juga akan terdapat dua bangunan tertinggi di Indonesia yang memiliki 65 lantai dan 75 lantai dengan tinggi ratusan meter.

Bahkan selain itu, Kosasih menyebut Oasis Central Sudirman akan dibangun dengan teknologi anti-gempa bumi dari Jepang dan sudah menerapkan konsep energi hijau.

Konstruksi Oasis Central Sudirman rencananya akan berlangsung selama 10 tahun dan ditargetkan baru akan rampung pada tahun 2033 mendatang.

Dikutip dari laman YouTube Taspen, Oasis Central Sudirman rencananya akan memiliki dua menara utama. Menara pertama rencananya dirancang memiliki 65 lantai dengan tinggi mencapai 276 meter yang akan difungsikan sebagai apartemen strata.

Sementara Menara kedua rencananya dirancang memiliki 75 lantai dengan tinggi mencapai 331 meter yang akan diperuntukan sebagai area perkantoran, apartemen servis, serta ritel komersial.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi