Mayapada Hospital Surabaya Bangun Tower 2 Setinggi 9 Lantai, Perkuat Layanan Kanker hingga Ortopedi

Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas mendorong rumah sakit untuk terus memperkuat fasilitas dan kemampuan medisnya, terutama dalam menangani penyakit kompleks.
Menghadapi hal itu, Mayapada Healthcare terus memperluas fasilitas layanan kesehatannya di sejumlah wilayah.
Salah satunya di Surabaya, yang menjadi salah satu tujuan rujukan kesehatan bagi masyarakat Jawa Timur hingga Indonesia Timur.
Melalui PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), Mayapada Healthcare resmi memulai pembangunan Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya (MHSB).
Dimulainya pembangunan rumah sakit tersebut ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan oleh Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir bersama Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia serta Hospital Director MHSB dr. Bona Fernando, BSc, MD, FISQua pada Selasa, 3 November 2026.
Adapun kegiatan tersebut juga turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Surabaya Anna Fajriatin yang mewakili Wali Kota Surabaya.
Dalam keterangan tertulis pada Rabu (4/11/2026), Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menyampaikan bahwa pengembangan MHSB merupakan bentuk respons perusahaan terhadap meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Jawa Timur dan Indonesia Timur.
Selain itu, Langkah ekspansi tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan layanan medis seiring dengan semakin bertambahnya kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Tower 2 tidak hanya bertujuan menambah fasilitas fisik rumah sakit, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas penanganan medis, hasil klinis, dan pengalaman pasien.
Kemudian juga diharapkan dapat memperkuat daya saing layanan kesehatan dalam negeri sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh penanganan medis berkualitas tanpa harus pergi ke luar negeri.
Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menjelaskan bahwa pembangunan Tower 2 dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan layanan unggulan Mayapada Hospital Surabaya.
Gedung baru setinggi sembilan lantai itu akan terintegrasi dengan Tower 1 yang telah beroperasi.
Pembangunannya ditargetkan selesai pada awal tahun 2028, dengan fokus pengembangan pada fasilitas medis untuk memperkuat tiga layanan unggulan rumah sakit yang meliputi Oncology Center untuk penanganan kanker, Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) untuk penanganan cedera dan kedokteran olahraga, serta Orthopedic Center untuk layanan kesehatan tulang dan sendi.
Penguatan pada Oncology Center akan dilakukan melalui pengembangan layanan kedokteran nuklir dan teranostik, yakni pendekatan medis yang menggabungkan diagnosis dan terapi secara lebih terarah.
Fasilitas tersebut akan didukung sejumlah teknologi diagnostik, termasuk Digital PET-CT Scan dan SPECT Scan, serta Ruang Isolasi Radio Aktif (RIRA) untuk menunjang keamanan pasien selama menjalani terapi radioaktif.
Selain itu, rumah sakit juga akan mengembangkan kemampuan penanganan kanker kompleks melalui layanan transplantasi sumsum tulang atau Bone Marrow Transplant (BMT).
Sementara pada layanan kedokteran olahraga dan ortopedi, pengembangan SITPEC dan Orthopedic Center diarahkan untuk membentuk sistem layanan terintegrasi, mulai dari pemeriksaan dan penanganan cedera hingga tindakan medis lanjutan berbantuan teknologi robotik.
Fasilitas tersebut juga akan mencakup rehabilitasi serta program peningkatan performa fisik yang dapat dimanfaatkan oleh atlet profesional, masyarakat yang aktif berolahraga, maupun pasien umum.
Catat Lebih dari Satu Juta Kunjungan Pasien
Pengembangan fasilitas tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan jumlah pasien yang ditangani Mayapada Hospital Surabaya sejak mulai beroperasi pada tahun 2021.
Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, mengungkapkan bahwa rumah sakit tersebut telah mencatat lebih dari satu juta kunjungan pasien dengan beragam kebutuhan layanan kesehatan.
Dari jumlah tersebut, Mayapada Hospital Surabaya telah menangani berbagai kasus medis, antara lain:
- Lebih dari 15.000 kasus penyakit jantung.
- Lebih dari 14.000 kasus ortopedi.
- Lebih dari 3.000 kasus kanker.
- Lebih dari 2.000 kasus saraf dan otak.
Menurut Bona, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.
Sehingga pencapaian tersebut dinilai penting mengingat pertumbuhan jumlah pasien dan meningkatnya kepercayaan berbagai mitra menjadi salah satu pendorong rumah sakit untuk memperluas fasilitas sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam menangani kasus kompleks.
Selain dari masyarakat, kepercayaan serupa juga datang dari kalangan olahraga, termasuk klub sepak bola Persebaya Surabaya, yang menjalin kerja sama dengan MHSB untuk mendukung kesehatan dan performa atlet melalui layanan SITPEC.
Di samping pembangunan gedung baru, Mayapada Hospital Surabaya juga telah menghadirkan sejumlah inovasi medis, termasuk penggunaan teknologi VELYS Robotic-Assisted Solution untuk membantu operasi penggantian sendi lutut.
Teknologi tersebut didukung penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) yang dirancang untuk mempercepat proses pemulihan pasien setelah menjalani operasi.
Kemudian dalam penanganan penyakit kompleks, rumah sakit juga menerapkan kolaborasi dokter multidisiplin melalui Tumor Board di Oncology Center dan Cardiac Board di Heart & Vascular Center.
Pendekatan tersebut dilengkapi layanan Patient Navigator dan Cardiac Advisor untuk membantu pasien serta keluarga memahami tahapan perawatan dan mengoordinasikan kebutuhan layanan medis.
Sementara pada layanan neurologi, MHSB telah memperoleh pengakuan dari World Stroke Organization (WSO) sebagai stroke-ready hospital atas kesiapan fasilitas dan prosedur penanganan stroke berdasarkan protokol internasional.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, rumah sakit juga menghadirkan fasilitas Automated Vertical Parking atau sistem parkir vertikal otomatis yang disebut sebagai fasilitas pertama sejenis di Indonesia Timur.
Pemkot Surabaya Dukung Pengembangan Fasilitas Kesehatan
Pembangunan Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya.
Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Surabaya Anna Fajriatin, yang hadir mewakili Wali Kota Surabaya, menilai pengembangan fasilitas kesehatan tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan medis di kota tersebut.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas kesehatan yang semakin lengkap didukung dengan teknologi modern menjadi faktor penting yang tidak hanya dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis berkualitas.
Tetapi juga sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu tujuan rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga kawasan Indonesia Timur.
Dukungan tersebut sejalan dengan kebutuhan penguatan infrastruktur kesehatan di Surabaya, terutama untuk menghadirkan layanan spesialis dan penanganan penyakit kompleks yang membutuhkan teknologi serta keahlian medis khusus.
Melalui pembangunan Tower 2, Mayapada Healthcare melanjutkan pengembangan MHSB dari sisi kapasitas, kelengkapan fasilitas, dan kemampuan penanganan medis. Integrasi gedung baru dengan layanan yang telah beroperasi diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan pelayanan kesehatan yang semakin komprehensif di Surabaya.
















