Pertamina Siap Garap Proyek PSEL Yogyakarta, Olah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik 30 MW pada Tahun 2028

News

PT Pertamina (Persero) turut andil mengambil bagian dalam pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Fasilitas pengolahan sampah tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 dan menjadi salah satu upaya mengatasi persoalan sampah sekaligus menyediakan sumber energi baru.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Pembangunan PSEL Yogyakarta ini dijadwalkan dimulai pada tahun 2027 dengan masa konstruksi sekitar satu tahun.

Dalam proyek ini, Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). akan menggandeng investor, mitra internasional, serta BPI Danantara.

Mengutip informasi dari beberapa sumber, Fasilitas tersebut dirancang untuk mengolah sedikitnya 1.000 ton sampah per hari yang berasal dari kawasan aglomerasi Kartamantul, meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.

Dari pengolahan sampah tersebut, PSEL Yogyakarta diproyeksikan menghasilkan listrik dengan kapasitas sekitar 30 megawatt (MW). Kapasitas tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 100.000 hingga 150.000 rumah tangga.

Proyek PSEL menjadi bagian dari upaya pemerintah dan badan usaha untuk mengubah persoalan sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Selain mengurangi volume sampah yang harus ditangani di tempat pemrosesan akhir, fasilitas tersebut juga berpotensi menambah pasokan energi melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

Dengan pembangunan yang ditargetkan dimulai pada tahun 2027 dan selesai pada tahun 2028, PSEL Yogyakarta diharapkan dapat menjadi salah satu proyek pengelolaan sampah berbasis energi yang mendukung penguatan ekonomi sekaligus transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Back to top button