Nindya Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di 19 Lokasi, Progres Tembus 65 Persen

PT Nindya Karya (Persero) terus memperkuat kontribusinya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia.
Hal ini dibuktikan dengan keterlibatannya dalam pembangunan Sekolah Rakyat di 19 lokasi yang saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik dengan realisasi progres keseluruhan mencapai sebesar 65 persen hingga akhir Mei 2026.
Meskipun begitu, Nindya Karya berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan sebagai bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap program pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan merata, termasuk di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
Project Director PT Nindya Karya (Persero) Bayu Apriyadi menjelaskan bahwa keberhasilan percepatan pembangunan ini bergantung pada penambahan sumber daya serta kemampuan perusahaan dalam mengelola perencanaan, pengendalian, dan koordinasi proyek secara terintegrasi di seluruh lokasi.
Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek konstruksi, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun fondasi generasi masa depan Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan menempatkan kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja sebagai prioritas utama di tengah upaya percepatan penyelesaian proyek.
Untuk menjaga target pembangunan agar tetap berjalan sesuai jadwal, Nindya Karya pun akhirnya menerapkan sejumlah strategi percepatan di lapangan yang meliputi penambahan tenaga kerja di berbagai area konstruksi, penyesuaian mitra kerja, hingga penambahan rekanan baru guna memastikan kelancaran proses pembangunan.
Lalu, Perusahaan juga melakukan optimalisasi distribusi material dengan memanfaatkan jalur transportasi alternatif, terutama untuk proyek-proyek yang berada di daerah dengan tantangan akses yang tinggi. Strategi ini dinilai penting untuk menjaga kontinuitas pekerjaan dan menghindari keterlambatan pengiriman material konstruksi.
Kemudian dari sisi pengendalian proyek, Nindya Karya memperketat pengawasan melalui penyusunan timeline pekerjaan yang lebih rinci pada setiap area konstruksi. Pendekatan ini diterapkan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan secara terukur dan mampu mengantisipasi berbagai potensi hambatan di lapangan.
Selain menghadirkan manfaat di sektor pendidikan, proyek Sekolah Rakyat juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Hal ini terlihat dari total 19 lokasi proyek yang tengah berjalan, dimana perusahaan telah sukses menyerap sekitar 16.134 tenaga kerja, yang sebagian besar berasal dari komunitas lokal di sekitar area pembangunan.
Penyerapan tenaga kerja tersebut diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Dengan pembangunan yang terus dipercepat, Nindya Karya optimistis proyek Sekolah Rakyat dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional dan menciptakan generasi Indonesia yang lebih unggul dan berdaya saing di masa depan.












