Wulandari Bangun Laksana Siapkan Rp100 M Beli Tanah Di IKN

News

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pembagunan IKN ini dimanfaatkan sejumlah emiten untuk menggejot ekspansi bisnisnya, salah satunya adalah PT Wulandari Bangun Laksana Tbk.

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti dan real estate ini kabarnya berencana akan menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar untuk membeli tanah seluas sekitar 1,2 hektar di wilayah Kota Balikpapan dan sekitarnya.

Langkah yang diambil ini bertujuan untuk menambah jumlah cadangan lahan atau land bank yang dimiliki perusahaan saat ini agar dapat mendukung rencana ekspansi perusahaan di masa yang akan datang untuk mengambil peluang bisnis dari pengembangan IKN ke depannya.

Dampak positif dari pembangunan fisik IKN Nusantara yang sudah mulai dirasakan menjadi alasan ekspansi ini dilakukan mengingat pembangunan proyek yang melibatkan banyak tenaga kerja baik lokal maupun luar Balikpapan ini telah menggairahkan kebutuhan terbadap sandang, pangan dan papan yang otomatis berpengaruh pada naiknya permintaan properti.

Direktur Utama Wulandari Bangun Laksana Christopher Sumasto Tjia mengungkapkan bahwa manajemen BSBK sangat merasakan pembangunan dan pengembangan kawasan IKN.

Jika mengacu pada rencana, pemindahan kantor pemerintah dan beberapa fungsi pelayanan akan dilakukan secara bertahap pada tahun 2024 hingga nantinya seluruh kantor pemerintahan berpindah ke wilayah baru.

Menurut Christopher, pemindahan Ibu Kota Negara ini merupakan peluang emas untuk ekspansi di wilayah baru. Pasalnya, pemindahan IKN ke provinsi baru dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap ekonomi nasional. Bahkan dapat mendorong investasi yang lebih luas pada wilayah lain serta menjadi salah satu pendorong investasi terkuat di provinsi lain.

Bukan hanya itu, IKN juga dinilai bisa menjadi sumber pertumbuhan baru yang nantinya akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di wilayah sekitar IKN. Sehingga pembangunan kawasan IKN diyakini bisa memberikan dampak secara ekonomi baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Misalnya dalam jangka pendek, Christopher menilai pembangunan IKN Nusantara dapat mendorong kegiatan ekonomi melalui investasi infrastruktur di wilayah IKN dan sekitarnya. 

Oleh karena itu, pemindahan IKN menjadi momentum yang tepat sekaligus kesempatan emas bagi BSBK untuk memperbesar potensi bisnis propertinya di kawasan Balikpapan didukung oleh produk-produk unggulannya yang berdiri di pusat kota dengan lokasi yang sangat strategis yaitu di kawasan Balikpapan Superblock.

Dimana, Produk-produk yang dimiliki BSBK berdekatan dengan pusat perbelanjaan, perkantoran, hiburan dan kebutuhan hidup lainnya. Selain itu, juga didukung dengan pendukung fasilitas lainnya, seperti pusat hiburan Pantai BSB, dan Aquaboom.

Pada kawasan Balikpapan Superblock yang dikelolanya tersebut, BSBK juga menyediakan sarana olahraga, seperti CNC Fitness Center, BSB Bowling, dan pusat kuliner.

Kondisi lokasi yang strategis didukung dengan fasilitas lengkap dan berkualitas membuat Christopher optimis produk BSBK mampu menjadi daya tarik bagi para investor untuk berinvestasi di kawasan prestisus ini.

Christopher berharap BSBK ke depannya dapat menjadi perusahaan benchmark properti di kawasan Balikpapan yang menggarap proyek bertaraf internasional.

Namun tak berhenti sampai disitu, BSBK ke depannya juga berencana akan mengembangkan tower condotel dan apartemen di dalam kawasan Balikpapan Superblock yaitu Metropolis Condotel, The Sapphire Apartment dan Mansion Apartment, serta proyek BSB Beach Apartment.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi