Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Rampung Kuartal I/2028, Progres Konstruksi 44,12 Persen

News

PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menargetkan pembangunan fisik Jalan Tol Layang Harbour Road II yang menghubungkan Ancol Timur – Pluit sepanjang 9,68 kilometer dapat diselesaikan pada kuartal I 2028.

Direktur Utama CMNP Arief Budhy Hardono menyampaikan bahwa hingga Agustus 2026, progres fisik konstruksi proyek tersebut telah mencapai 44,12 persen. Sementara dari sisi pengadaan tanah, progres realisasi pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) telah mencapai 77,8 persen.

Meski proses pembebasan lahan telah mencapai lebih dari tiga perempat dari total kebutuhan, area yang saat ini telah tersedia dan dapat dikerjakan oleh kontraktor tercatat mencapai 81,55 persen. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung keberlanjutan pekerjaan konstruksi Tol Layang Harbour Road II.

Proyek ini dirancang sebagai infrastruktur penunjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas di koridor utara Jakarta. Selain memperlancar mobilitas kendaraan, kehadiran tol layang tersebut diharapkan dapat memangkas waktu tempuh distribusi barang sehingga mendukung efisiensi pergerakan logistik.

Selain mengurai kemacetan, Tol Layang Harbour Road II juga akan memperkuat konektivitas dengan sejumlah ruas jalan tol utama di Jakarta, termasuk Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) 1 dan JORR 2 serta Tol Dalam Kota atau Jakarta Inner Ring Road.

Pengoperasian tol tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik nasional melalui konektivitas yang lebih langsung antara Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jalur tersebut menjadi salah satu koridor penting dalam mendukung pergerakan barang dan aktivitas ekonomi di kawasan metropolitan Jakarta.

Dari sisi konstruksi, Tol Harbour Road II atau Elevated dibangun di atas ruas tol eksisting Prof. Dr. Sedyatmo. Struktur jalan layang tersebut dirancang berada pada ketinggian hingga 38 meter dari permukaan jalan.

Kemudian proyek ini juga dirancang dengan memperhatikan ketahanan terhadap gempa. Struktur Tol Harbour Road II disebut memiliki konsep ketahanan dengan periode daya tahan yang dirancang mencapai 1.000 tahun.

Pembangunan Tol Layang Harbour Road II sendiri telah dimulai sejak 4 Oktober 2019. Pada tahap awal, proyek tersebut ditargetkan dapat rampung pada 2022. Namun, hingga saat ini pembangunan masih berlangsung dan memasuki tahap konstruksi.

Dengan progres fisik yang telah mencapai 44,12 persen hingga Agustus 2026, CMNP kini membidik penyelesaian konstruksi pada kuartal I 2028. Jika target tersebut tercapai, Tol Layang Harbour Road II akan menjadi tambahan penting bagi jaringan infrastruktur transportasi Jakarta, khususnya dalam memperkuat konektivitas koridor utara dan mendukung kelancaran distribusi logistik.

Back to top button