PUPR Segera Lelang Ulang Proyek Tol Getaci, PPJT Mulai Diteken Tahun Depan

HeadlineNews

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan perkembangan terkini terkait proses lelang proyek pembangunan Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci).

Proses lelang ulang proyek tol getaci dikabarkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan untuk perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) Tol Getaci ditargetkan sudah bisa diteken pada tahun 2024 mendatang.

Jalan Tol Getaci merupakan salah satu jalan tol di Jawa Barat yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Jalan Tol Getaci rencananya akan dibangun secara bertahap dengan terbagi dalam 4 seksi yakni Seksi 1 Junction Gedebage – Garut Utara sepanjang 45,20 Km, Seksi 2 Garut Utara – Tasikmalaya sepanjang 50,32 Km, Seksi 3 Tasikmalaya – Patimuan sepanjang 76,78 Km, dan Seksi 4 Patimuan – Cilacap sepanjang 34,35 Km.

Adapun tahap pertama pada pembangunan jalan tol ini akan dikerjakan hanya sampai ciamis yakni ruas Gedebage-Ciamis dengan panjang 108,3 km yang ditargetkan rampung pada tahun 2024 mendatang.

Mengutip laman detik.com, Kebutuhan investasi untuk pengerjaan sampai ciamis ini pun mengecil dari yang semula sebesar Rp 56,2 triliun menjadi Rp 37,64 triliun.

Selain terbagi dalam 4 seksi, Jalan Tol Getaci juga dirancang memiliki satu persimpangan (junction) yakni persimpangan (Junction) Gedebage dan 7 simpang susun (SS) atau interchange yakni Simpang Susun Majalaya, Simpang Susun Nagreg, Simpang Susun Garut Utara, Simpang Susun Garut Selatan, Simpang Susun Singaparna, Simpang Susun Tasikmalaya, dan Simpang Susun Ciamis.

Apabila telah rampung secara keseluruhan, Jalan Tol Getaci akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 206,65 kilometer yang nantinya akan melintasi dua provinsi yakni Jawa Barat sepanjang 171,40 km dan Jawa Tengah sepanjang 35,25 km.

Bahkan dengan panjang tersebut, Tol Getaci juga akan menggeser posisi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) yang saat ini masih memegang predikat sebagai tol terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 189 km.

Adapun kabar mengenai proses lelang ini mendapatkan tanggapan dari pengelola jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengkonfirmasi bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk turut serta dalam proses lelang proyek tersebut.

Pasalnya sejauh ini, Business Development Group Head JSMR Aldrin Maulana menyebut pihaknya masih fokus untuk menggarap 5 proyek utamanya yang berada di Jalan Tol Trans Jawa.

Lima proyek tersebut merupakan lima ruas Jalan Tol Trans Jawa dengan panjang keseluruhan mencapai 444,94 kilometer (km) yang di antaranya terdiri dari Tol Jakarta-Cikampek II Selatan sepanjang 64 km, Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km, Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 km, Tol Yogyakarta-Solo sepanjang 96,57 km dan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,5 km. 

Investor Relations Department Head Jasa Marga, Milka Theodora menjelaskan saat ini Jasa Marga memiliki 36 konsesi jalan tol sepanjang 1.736 kilometer (km) dan telah mengoperasikan 1.260 km jalan tol.

Sebagian besar bisnis jalan tol Jasa Marga berada di Pulau Jawa dengan total ruas mencapai 1.008 km yang sudah terkoneksi dan memberikan dampak positif kepada volume lalu lintas dan pertumbuhan pendapatan tol. 

Back to top button