PT Berdikari Buka Tender Konsultan Pengawas Farm GPS Broiler di Malang

PT Berdikari (Persero) kembali memperkuat pengembangan infrastruktur industri peternakan melalui pembangunan fasilitas Farm Grand Parent Stock (GPS) Broiler di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Untuk memastikan pembangunan fasilitas tersebut berjalan sesuai standar dan ketentuan teknis, perusahaan kini membuka tender untuk pengadaan jasa konsultan pengawas.
Tender tersebut diumumkan PT Berdikari melalui laman Instagram perusahaan @pt_berdikari. Dalam pengumuman bernomor 11-01/06/BDK-Satgas/VIII/2026, perusahaan menyebut pekerjaan konsultan pengawas pembangunan Farm GPS Broiler tersebut menggunakan skema kontrak lump sum dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp1,41 miliar (sudah termasuk pajak).
Pembukaan tender ini menjadi kelanjutan dari langkah PT Berdikari sebelumnya yang telah membuka tender Pengadaan Jasa Design & Build Farm Parent Stock (GPS) Broiler di lokasi yang sama. Jika tender sebelumnya berfokus pada pekerjaan desain dan pembangunan fasilitas, tender terbaru ini diarahkan untuk menghadirkan konsultan yang bertugas mengawasi pelaksanaan konstruksi.
Dengan demikian, pengadaan konsultan pengawas menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan fasilitas pembibitan tersebut berjalan sesuai desain, spesifikasi teknis, standar mutu, serta aspek keselamatan dan ketentuan kontraktual yang telah ditetapkan.
Dalam pengumuman lelang terbuka yang dibagikan tersebut, PT Berdikari menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon penyedia jasa. Perusahaan yang berminat wajib memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan/atau klasifikasi usaha yang sesuai dan masih berlaku di bidang pengawasan konstruksi, termasuk subklasifikasi 71109 – Aktivitas Enjinering dan Konsultansi Teknis Terkait Lainnya.
Calon penyedia juga diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi perusahaan, antara lain akta pendirian perusahaan dan perubahannya, Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, SPPKP, serta Surat Keterangan Terdaftar.
Selain aspek administrasi, PT Berdikari juga mensyaratkan bukti pemenuhan kewajiban perpajakan dan laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit. Calon penyedia setidaknya harus memiliki laporan keuangan tahun 2024 yang diaudit Kantor Akuntan Publik atau laporan keuangan tahun 2025 yang juga telah diaudit.
Kemudian dari sisi manajemen mutu dan keselamatan kerja, perusahaan peserta tender juga diwajibkan memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 tentang Quality Management System dan ISO 45001:2018 tentang Occupational Health & Safety Management System yang masih berlaku.
Bahkan tak hanya itu, Persyaratan pengalaman juga menjadi perhatian. Konsultan yang berminat harus memiliki pengalaman sebagai konsultan pengawas pembangunan fasilitas peternakan, feedmill, rumah potong unggas (RPU/RPHU), cold storage, gudang, bangunan industri, maupun proyek konstruksi sejenis dalam kurun waktu sedikitnya lima tahun terakhir.
Selain itu, peserta harus memiliki pengalaman mengawasi setidaknya minimal tiga proyek konstruksi dengan kompleksitas yang setara, yang mencakup pekerjaan sipil, struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), utilitas, serta infrastruktur pendukung.
Berdasarkan pengumuman PT Berdikari, pendaftaran tender dibuka pada 11–17 Agustus 2026, mulai pukul 00.01 hingga 23.59 WIB.
Penyedia jasa yang memenuhi kualifikasi dapat mendaftarkan perusahaannya dengan mengirimkan surat minat beserta satu set dokumen perusahaan kepada panitia lelang HAT PT Berdikari (Persero) melalui alamat email resmi yang tercantum dalam pengumuman tender.
PT Berdikari juga mengarahkan calon peserta untuk memperoleh informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan dokumen tender melalui laman resmi perusahaan pada kanal Info Lelang. Informasi yang sama turut disampaikan melalui akun Instagram resmi @pt_berdikari sebagai bagian dari pengumuman tender kepada calon mitra penyedia jasa.
Sebagai informasi, Pembangunan Farm GPS Broiler di Ngajum memiliki kaitan dengan upaya memperkuat rantai pasok industri unggas dari sisi hulu. Fasilitas pembibitan merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga ketersediaan sumber bibit bagi keberlanjutan produksi ayam broiler.
Sebelumnya, PT Berdikari juga telah membuka tender Pengadaan Jasa Design & Build Farm Parent Stock (GPS) Broiler untuk pembangunan fasilitas di Kecamatan Ngajum. Tender tersebut menggunakan kontrak lump sum dengan nilai HPS sekitar Rp57,25 miliar.
Dengan adanya tender konsultan pengawas, tahapan pembangunan fasilitas tersebut kini juga mendapatkan dukungan dari sisi pengawasan konstruksi. Peran konsultan akan menjadi penting untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi, standar kualitas, serta aspek keselamatan kerja.
Langkah PT Berdikari ini sekaligus memperlihatkan bahwa penguatan industri peternakan nasional tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pembangunan infrastruktur pendukung di sepanjang rantai pasok.
Pengembangan fasilitas GPS Broiler di Malang menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat sisi hulu industri unggas. Ketersediaan fasilitas pembibitan yang memadai diharapkan dapat mendukung kesinambungan pasokan bibit sekaligus memperkuat ekosistem peternakan ayam nasional dari hulu hingga hilir.













