Proyek Revitalisasi Pasar Umum Negara di Bali Capai Progres Hampir 50%, Target Rampung Juni 2024

News

Pembangunan Pasar Umum Negara (PUN) di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali saat ini masih terus dipercepat agar rampung sesuai target pada bulan Juni 2024 atau pertengahan tahun 2024.

Progres pembangunan proyek yang menelan anggaran Rp140 miliar tersebut saat ini diklaim hampir mencapai 50% sebagaimana informasi yang dikutip laman website radio republik indonesia.

Dengan sisa waktu kurang lebih sekitar 2 bulan, revitalisasi PUN akan tetap dikejar dan separuh pekerjaan yang tersisa diharapkan bisa selesai sehingga target penyelesaian di pertengahan tahun ini dapat tercapai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Sudiarta menyampaikan bahwa pengerjaan pasar sempat tertunda selama sepekan karena adanya libur nasional Hari Raya Idul Fitri yang menyebabkan proyek ini terkendala dalam hal ketersediaan bahan bangunan (material dan perlengkapan).

Sehingga setelah Hari Raya Idul Fitri dan para pekerja sudah kembali, pengerjaan revitalisasi PUN diharapkan bisa segera dilanjutkan agar target selesai tepat waktu. Karena jika tidak selesai, kontraktor pelaksana akan didenda dengan biaya yang sangat tinggi.

Seperti diketahui, Proyek revitalisasi Pasar Umum Negara di Jembrana ini telah dimulai pengerjaannya sejak akhir tahun 2023 lalu oleh PT. Adhi Persada Gedung (APG) sebagai kontraktor pelaksana dengan anggaran APBN sebesar Rp140 miliar lebih.

Pasar ini rencananya akan terdiri dari dua lantai dengan daya tampung sekitar 900 kios dan los serta dilengkapi areal parkir yang cukup luas.

Gedung berlantai dua tersebut saat ini progresnya sudah mulai memasang rangka atap dan seluruh blok pasar sedang dikerjakan secara bersamaan. Setelah lantai dua selesai, semua blok akan dihubungkan dengan jembatan.

Selama proyek ini berlangsung, ratusan para pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Umum Negara di relokasi ke dua titik yaitu Pasar Ijogading Jembrana dan di belakangan Kantor Bupati Jembrana.

Setelah seluruh gedung Pasar Umum Negara rampung, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Jembrana, I Komang Agus Adinata sebelumnya mengatakan bahwa akan dilakukan sosialisasi kembali kepada para pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Umum Negara.

Dengan diselesaikannya pembangunan atau revitalisasi pasar ini, para pedagang diharapkan dapat kembali berjualan di tempat yang lebih nyaman dan modern.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi