Progres Capai 67%, PLTA Kerinci Milik Kalla Group Senilai Rp13 Triliun Akan Mulai Beroperasi Tahun Depan

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci di Jambi telah mencapai progres 67% dan akan beroperasi sebagian pada Oktober 2024 dan beroperasi penuh pada April 2025

News

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci di Jambi saat ini telah mencapai progres 67% dan ditargetkan sudah dapat dioperasikan sebagian pada Oktober 2024 sebelum akhirnya beroperasi penuh pada April 2025 mendatang.

Proyek PLTA ke – 4 yang dimiliki Kalla Group (Perusahaan milik keluarga Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla) ini dibangun oleh PT. Kerinci Merangin Hydro Power dengan nilai investasi mencapai US$ 895 juta atau setara dengan Rp 13 triliun.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai proyek ini sangat penting karena dapat menjadi salah satu energi bersih di Sumatera mengingat 40% penyebab polusi udara yang terjadi belakangan ini berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).      

Hal ini disampaikannya usai meninjau pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci pada Rabu (13/09/2023).

Dalam pembangunannya, proyek pembangkit listrik yang telah dimulai konstruksinya sejak tahun 2019 lalu ini membutuhkan waktu hingga 5 tahun dengan melibatkan sekitar 2.000 tenaga kerja dalam negeri dan satu konsultan asing dari Norwegia.

Mega proyek PLTA Kerinci menyerap cukup banyak tenaga kerja dalam negeri yang dimana sebanyak 74 persen diantaranya merupakan pekerja lokal dari wilayah sekitar proyek tersebut.

Bila sudah beroperasi, PLTA Kerinci diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 350 megawatt (MW) yang nantinya akan disalurkan ke gardu induk PLN terdekat untuk mengaliri kebutuhan listrik di kawasan Sumatera.

Direktur Proyek PLTA Kerinci Alimudin Sewang menyampaikan bahwa PLTA Kerinci akan diserahkan ke negara yakni PLN setelah masa operasional berakhir mengingat kontrak pembangunan proyek ini bersifat BOT (Build-Operate-Transfer).

Sebagai informasi, Pembangunan PLTA Kerinci berkapasitas 350 MW di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi merupakan bagian dari rencana Kalla Group yang akan membangun lima PLTA berkapasitas sebesar 1.230 megawatt (MW) di Pulau Sulawesi dan Pulau Sumatera.

Baca Juga : Usai Dua PLTA Resmi Beroperasi, Kalla Group Akan Bangun 5 PLTA Baru

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwasanya perusahaan terbesar milik Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kalla Group melalui anak usahanya berencana akan membangun lima PLTA yang terdiri dari PLTA Poso 3 kapasitas 400 MW dan PLTA Poso 4 kapasitas 30 MW yang berlokasi di Kabupaten Poso, PLTA Kerinci 350 MW di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, PLTA Tumbuan Mamuju Atas 90 MW dan PLTA Tumbuan Mamuju Bawah 360 MW di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Back to top button