KIT Batang Pastikan Infrastruktur Air Bersih untuk Kebutuhan Tenant Sepenuhnya Telah Siap

HeadlineNews

Seiring dengan semakin dekatnya pengoperasian sejumlah tenant di Kawasan Grand Batang City, PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) saat ini masih terus mematangkan kesiapan berbagai sarana dan fasilitas utilitas kawasan.

Guna mendukung operasional tenant, PT KITB tak hanya menjamin ketersediaan dan keandalan pasokan listrik di kawasan industri tersebut. Tetapi juga menyiapkan dukungan air bersih bagi kebutuhan tenant guna menjamin kelancaran kegiatan produksi pada awal tahun 2024 mendatang.

Mengutip laman website republika.co.id, Direktur Kelembagaan dan Humas PT KITB, M Fakhrur Rozi mengkonfirmasi bahwa kebutuhan air bersih bagi tenant di kawasan Grand Batang City sepenuhnya telah dinyatakan siap.

Dalam hal ini, PT KITB telah menyelesaikan pembangunan dua reservoir air baku berkapasitas 1 juta meter kubik di dalam kawasan.

Air baku tersebut berasal dari Bendung Kali Urang yang kemudian diolah di instalasi pengolahan air bersih dengan kapasitas produksi mencapai 285 liter/detik.

Menurut Rozi, reservoir air baku ini sudah Operasional, Commissioning dan bahkan telah diuji cobakan di tenant sehingga sudah siap untuk digunakan.

Dua reservoir air baku tersebut masing – masing dirancang dengan kapasitas tampung air baku 500 ribu meter kubik.

Dengan kapasitas yang dimilikinya, kedua infrastruktur air tersebut dinilai dapat mencukupi kebutuhan tenant di fase pertama dan fase kedua Grand Batang City. Bahkan disebut bisa mencukupi kebutuhan 1.000 hektare.

Dua reservoir air baku ini nantinya akan digunakan untuk menampung air baku pada saat musim kemarau.

Sementara pada saat musim penghujan, air dari Bendung Kali Urang akan dialirkan langsung ke instalasi pengolahan air bersih.

Keberadaan infrastruktur kebutuhan air bersih di dalam kawasan industri terpadu ini akan melengkapi kesiapan utilitas kawasan dalam mendukung operasional tenant di awal tahun 2024 mendatang.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi