Capai Progres 58,76%, Tol Padang – Sicincin Ditargetkan Mulai Fungsional Juli 2024

HeadlineNews

PT Hutama Karya (Persero) melalui PT Hutama Karya Infrastruktur atau HKI saat ini tengah fokus mempercepat penyelesaian pembangunan salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yakni Tol Padang – Pekanbaru Seksi Padang – Sicincin yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Hutama Karya, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim melaporkan pembangunan jalan tol sepanjang 36 kilometer (km) tersebut saat ini telah mencapai progres sebesar 58,76% dan ditargetkan mulai fungsional pada Juli 2024 mendatang.

Adjib menjelaskan bahwa proyek jalan tol tersebut mengalami kemajuan yang signifikan meski sebelumnya dihadapkan dengan sejumlah tantangan, apalagi setelah mendapatkan dukungan dari para stakeholders mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda hingga Danrem 032/Wirabraja karena kehadiran jalan tol ini yang dianggap akan memberikan manfaat besar untuk perkembangan wilayah Sumatra Barat.

Sebagai informasi, Jalan Tol Padang – Sicincin merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun dengan anggaran mencapai sebesar Rp9,8 triliun.

Jalan tol ini termasuk dalam bagian ruas Jalan Tol Pekanbaru – Padang sepanjang 254 km yang terdiri dari 6 Seksi yakni Seksi 1 Padang – Sicincin, Seksi 2 Sicincin – Bukittinggi, Seksi 3 Bukittinggi – Payakumbuh, Seksi 4 Payakumbuh – Pangkalan, Seksi 5 Pangkalan – Bangkinang dan Seksi 6 Bangkinang – Pekanbaru.

Jalan Tol Pekanbaru – Padang, Seksi 1 Padang – Sicincin ini akan memiliki 2×2 lajur pada tahap awal. Kemudian juga akan memiliki 3 gerbang tol yang berada pada STA 1+800, STA 19+000 dan STA 35+800 serta memiliki 1 pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/ Rest Area) Tipe A yang berada di STA 23+000.

Jalan tol sepanjang 36 kilometer tersebut nantinya diproyeksikan tak hanya mampu mendorong pertumbuhan positif pada sektor pariwisata.

Tetapi beroperasinya jalan tol ini juga disebut mampu mempersingkat waktu perjalanan dari Sicincin menuju Padang menjadi 30 menit dari yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga 90 menit.

Selain memangkas waktu tempuh, keberadaan jalan tol ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan sektor perekonomian, mendorong perkembangan UMKM dan menyerap tenaga kerja pada rest area, meningkatkan nilai properti, memperluas distribusi hasil produksi industri, petani, nelayan, dan peternak.

Back to top button
formbukudirekrorigapensi