Berlanjut! Jalan Bojong Gede-Kemang (Bomang) Masuki Tahap Pembangunan Jembatan dan Flyover

Top Konstruksi – Pembangunan Jalan Bojong Gede – Kemang atau yang biasa disebut warga sebagai Jalan Bomang terus dikebut Pemerintah Kabupaten Bogor sepanjang 2026. Ruas sepanjang 2,3 km ini menjadi jalur vital penghubung Bogor Utara ke pusat pemerintahan di wilayah Cibinong dan diharapkan dapat mengurai kemacetan, di kawasan Bojong Gede, Kemang, Parung, hingga Ciseeng.
Untuk ruas utama Jalan Bomang, Pemkab Bogor menargetkan penyelesaian betonisasi dua lajur rampung pada 2025 dan berlanjut hingga 2026. Data dari Dinas PUPR menyebut anggaran Rp33 miliar disiapkan untuk jalur lambat sepanjang 2.252 meter, mulai dari Situ Nanggerang, Tajur Halang hingga Desa Susukan, Bojong Gede. Dengan alokasi total Rp53 miliar dari APBD 2025 termasuk pembebasan lahan senilai Rp20 miliar untuk 7.000 meter sisa lahan, Pemkab bogor menargetkan jalur lambat tuntas dibangun pada 2026. Namun, progres di lapangan sempat terkendala.

Terkait kendala tersebut, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengatakan penyedia jasa kesulitan mendapatkan bahan seperti tanah urug, agregat, dan beton. Upaya mencari pasokan dari luar daerah pun belum mampu memenuhi kebutuhan.
Mengutip langsung dari website setda.bogorkab.go.id, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, untuk ruas Jalan Bomang, target penyelesaian dua lajur betonisasi rampung pada awal 2026. Selanjutnya, Pemkab telah memulai proses lelang pembangunan Jembatan Situ Nanggerang dan Jembatan Pesanggrahan. Jembatan Situ Nanggerang ditargetkan menjadi jembatan terpanjang di jalur tersebut.
Tahap besar berikutnya adalah pembangunan Flyover Bomang–Tegar Beriman. Rudy memastikan lelang proyek akan dimulai Desember 2026 dan konstruksi ditargetkan berjalan pada 2027. Flyover ini akan menghubungkan langsung Jalan Bomang dengan Jalan Tegar Beriman di Cibinong.
Selaku bupati bogor, Rudy susmanto juga menjelaskan bahwa pembangunan flyover yang terhubung langsung dengan Jalan Tegar Beriman merupakan komitmen jangka panjang Pemerintah Kota Bogor. Tujuannya menghadirkan konektivitas yang semakin kuat dan manfaat yang benar-benar dirasakan Masyarakat.

Proyek ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp150 miliar dan akan dikerjakan bersama Pemprov Jawa Barat, dengan pembebasan lahan ditangani Pemkab Bogor. Flyover diharapkan memangkas waktu tempuh dan mengurai kemacetan di titik perlintasan sebidang yang selama ini jadi penghambat.
Pemkab Bogor menegaskan seluruh pembangunan dilakukan bertahap dan berkelanjutan agar berdampak langsung pada kelancaran mobilitas serta peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan segera rampungnya jalan, jembatan, dan flyover di kawasan Bomang–Kemang–Parung–Ciseeng, diharapkan seluruh wilayah akan terkoneksi pada 2027.
















