Jaga Kenyamanan Pengguna, Jasamarga Lakukan Pemeliharaan Rutin Tol Jakarta-Cikampek

Top Konstruksi – PT Jasa Marga (Persero) Tbk Kembali melakukan pemeliharaan rutin di sejumlah titik Jalan Tol Jakarta-Cikampek atau Tol Japek. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar pelayanan jalan tol sesuai ketentuan Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT.
Mengacu pada peraturan BPJT, standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol mencakup 8 aspek utama yaitu, kondisi jalan tol, Kecepatan tempuh Rata-Rata, Aksesibilitas, Mobilitas, Unit Pertolongan, Keselamatan, Lingkungan serta Tempat Istirahat dan Pelayanan (Rest Area).
Mengutip dari beberapa sumber Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya menekankan pemeliharaan diperlukan. Mengingat Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu koridor utama yang mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi logistik nasional.
Selain itu, kegiatan pemeliharaan ini juga menjadi salah satu upaya untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal guna mendukung perjalanan pengguna jalan yang aman, nyaman, dan lancar.
Pejabat Pengganti Sementara. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Dary Achmad Budi menyampaikan, selama pekerjaan berlangsung JTT tetap mengutamakan kelancaran lalu lintas. Hal tersebut dilakukan dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional serta memastikan area pekerjaan dilengkapi perlengkapan keselamatan sesuai standar operasional.

Untuk lokasi dan waktu pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di beberapa titik Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini meliputi:
- KM 34+631 sampai KM 34+521 arah Jakarta lajur 1 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (18/08) pukul 09.00 WIB hingga Jumat (21/08) pukul 11.00 WIB.
- KM 23+500 sampai KM 23+380 arah Jakarta lajur 1 dijadwalkan pada Selasa (18/08) pukul 09.00 WIB hingga Jumat (21/08) pukul 11.00 WIB.
Sebelumnya, pihak Jasamarga juga telah melaksanakan pemeliharaan jalan Tol Jakarta-Cikampek di sejumlah titik. Di antaranya di On Ramp Cikarang Utara lajur 2, KM 25+300 sampai KM 25+510 arah Cikampek lajur 2, KM 37+800 sampai KM 38+000 arah Cikampek lajur 1 serta di KM 30+478 sampai KM 30+328 arah Jakarta lajur 1 dan bahu luar.
Adapun jenis kerusakan jalan tol yang sering terjadi yaitu dikarenakan retak dan lubang pada jalan tol, alur atau rutting yang disebabkan bekas roda kendaraan berat yang menyebabkan jalan bergelombang. Lalu Tambalan Aus dimana tambalan lama yang sudah tidak rata dan berpotensi membahayakan.
Pihak Jasamarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan atas kesabaran serta kerja samanya selama proses pemeliharaan ini dilaksanakan.













