Waskita Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Progres Capai 81,61 Persen

HeadlineNews

PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat yang tengah digarapnya di empat provinsi sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Upaya percepatan tersebut salah satunya dilakukan pada proyek Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dimana di Provinsi tersebut, Waskita Karya dipercaya untuk mempercepat pengerjaan lima proyek Sekolah Rakyat yang tersebar di sejumlah lokasi yaitu di Kabupaten Tana Toraja, Sidenreng Rappang (Sidrap), Wajo, Soppeng, dan Barru.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari beberapa sumber, pembangunan lima proyek Sekolah Rakyat tersebut telah mencapai progres 81,61 persen hingga awal Juni 2026. Capaian ini menjadi indikator positif yang menunjukkan bahwa pembangunan proyek berjalan sesuai rencana dengan target rampung dan siap beroperasi pada Juli 2026.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko menegaskan bahwa percepatan pembangunan akan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi. Karena menurutnya, bangunan Sekolah Rakyat harus memiliki ketahanan yang baik agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

"Waskita secara tegas tetap mengutamakan kualitas dalam pembangunannya. Baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan lama untuk dimanfaatkan oleh masyarakat," Ujar Paulus Budi Kartiko dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

Budi menjelaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada penyelesaian proyek sesuai jadwal, tetapi juga memastikan kualitas material dan struktur bangunan memenuhi standar yang telah ditetapkan agar fasilitas pendidikan yang dibangun ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Di tengah upaya mengejar target penyelesaian, tim proyek di lapangan juga terpantau terus bekerja secara bergantian selama siang dan malam untuk menjaga ritme pembangunan.

Meskipun begitu, aspek mutu pekerjaan dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas agar pembangunan dapat berlangsung secara optimal dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pasalnya Budi menilai keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras ribuan tenaga kerja yang terlibat. Semangat dan kerja keras para pekerja menjadi ujung tombak percepatan proyek sekaligus bagian penting dalam mendukung program prioritas pemerintah di sektor pendidikan.

Selain mengerjakan proyek Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Waskita Karya juga dipercaya untuk mengerjakan proyek Sekolah Rakyat di sejumlah wilayah lainnya di antaranya yaitu :

  1. Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 di Kabupaten Gresik, Sampang, Tuban, Jombang, serta Kota Surabaya.
  2. Sekolah Rakyat Sumatra Selatan 1 di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang.
  3. Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam dan di Kabupaten Nagan Raya.

Dalam pelaksanaannya, proyek – proyek tersebut melibatkan ribuan tenaga kerja dari berbagai daerah. Dimana sebagian besar di antaranya merupakan tenaga kerja lokal yang direkrut dari wilayah sekitar proyek.

Secara keseluruhan, pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan Waskita Karya melibatkan tenaga kerja mencapai 11.272 orang dengan rincian sebanyak 3.498 pekerja terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, hampir 4.000 pekerja di Jawa Timur, 2.291 pekerja di Sumatera Selatan, dan 1.571 pekerja di Aceh.

Paulus menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengoptimalkan keterlibatan tenaga kerja lokal guna mendukung percepatan penyelesaian proyek.

Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Sehingga keberadaan proyek Sekolah Rakyat tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mampu menggerakkan sektor informal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Setelah rampung, Waskita Karya berharap Sekolah Rakyat ini dapat menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia.

Melalui percepatan pembangunan yang tetap mengedepankan mutu dan keselamatan, Waskita Karya optimistis seluruh proyek Sekolah Rakyat dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan di berbagai daerah.

Back to top button