Progres Tol Palembang – Betung Tembus 81,99 Persen, Perkuat Jalur Logistik Sumatra Selatan – Jambi

HeadlineNews

Pembangunan Jalan Tol Palembang – Betung yang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga April 2026, PT Hutama Karya (Persero) mencatat progres konstruksi proyek ruas tol sepanjang 69,2 kilometer tersebut telah mencapai 81,99 persen.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menjelaskan bahwa koridor ini memegang peran strategis sebagai kelanjutan dari Jalan Tol Kayu Agung—Palembang yang telah lebih dahulu beroperasi.

Kemudian ruas tol ini juga menjadi salah satu jalur strategis yang memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra, khususnya sebagai penghubung utama antara Sumatra Selatan dan Jambi.

Oleh karena itu, Iwan menegaskan bahwa percepatan pembangunan ruas tol ini akan terus dilakukan agar berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta tata kelola proyek yang baik.

Karena menurutnya, keberadaan ruas ini akan memainkan peran penting dalam mendukung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di kawasan Sumatra bagian selatan.

Selain capaian konstruksi fisik, progres pengadaan lahan juga menunjukkan perkembangan positif. Secara akumulatif, realisasi proses pembebasan lahan telah mencapai 87,45 persen.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari beberapa sumber, capaian tersebut dilaksanakan ke dalam tiga seksi pekerjaan di lapangan di antaranya :

  • Seksi 1 ruas Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, progres pembebasan lahan telah mencapai 95,43 persen, sementara konstruksi fisik tercatat sebesar 92,07 persen. Ruas ini menjadi salah satu bagian proyek dengan tingkat penyelesaian paling tinggi.
  • Seksi 2 ruas Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan progres pengadaan lahan mencapai 95,58 persen dan progres fisik konstruksi mencapai angka 89,88 persen.
  • Seksi 3 yang menghubungkan Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,7 kilometer masih berada dalam tahap percepatan. Progres pembebasan lahan pada ruas ini tercatat sebesar 89,09 persen, sedangkan untuk konstruksi fisiknya telah mencapai 57,17 persen.

Untuk memastikan proyek berjalan sesuai target yang direncanakan, Hutama Karya melakukan pemeriksaan intensif di sejumlah titik strategis, termasuk area vacuum, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), serta kawasan Interchange Pangkalan Balai.

Langkah ini dilakukan guna mengidentifikasi kebutuhan teknis di lapangan agar hambatan yang muncul dapat langsung segera ditangani.

Selain melakukan pemeriksaan secara intensif, Hutama Karya juga akan terus memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan demi menjaga efektivitas pekerjaan dan mempercepat penyelesaian proyek secara optimal.

Apabila proyek ini rampung, kehadiran Jalan Tol Palembang – Betung diyakini akan memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan, memperlancar arus logistik harian, meningkatkan efisiensi distribusi barang, serta memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah di Pulau Sumatra.

Back to top button