Wijaya Karya Percepat Pembangunan Reservoir DC Semanan, Progres Sudah Tembus 28,50%

News

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Reservoir Distribution Center (DC) Semanan yang merupakan bagian dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian–Serpong. Hingga 13 September 2026, progres konstruksi proyek tersebut telah mencapai 28,50%, dengan target penyelesaian pada Juli 2027.

Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat ketersediaan air minum bagi masyarakat DKI Jakarta, terutama di wilayah Jakarta Barat. Kehadiran Reservoir DC Semanan diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi air bersih melalui penyaluran air baku dari Bendungan Karian ke Jaringan Pipa Distribusi Utama (JDU).

Sistem tersebut akan melayani dua area distribusi, yakni DMA Semanan 3 dan DMA Meruya Utara 1. Dengan demikian, pembangunan reservoir ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat sekaligus memperkuat infrastruktur penyediaan air perpipaan di Jakarta.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Reservoir DC Semanan tidak semata-mata ditujukan untuk menuntaskan pekerjaan konstruksi. Lebih dari itu, proyek ini diharapkan berkontribusi terhadap ketahanan air bersih masyarakat Jakarta secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa WIKA terus memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas, keselamatan, dan ketepatan pelaksanaan agar proyek dapat diselesaikan sesuai target serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dalam proyek ini, WIKA mengerjakan sejumlah lingkup pekerjaan utama. Di antaranya pembangunan tangki reservoir berjenis Glass Fused Steel Tank dengan kapasitas 8.500 meter kubik (m³), pemasangan genset berkapasitas 3.000 KVA, serta penerapan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) dan otomatisasi.

Pekerjaan lainnya mencakup pengadaan dan pemasangan panel pompa distribusi serta pompa distribusi berjenis Horizontal Split Case berkapasitas 450 KW, dengan debit aliran mencapai 405 liter per detik (LPS).

Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan konstruksi, WIKA juga menerapkan inovasi teknologi melalui pemodelan digital Building Information Modeling (BIM) dan Gamma AR pada tahap perencanaan maupun pembangunan. Selain itu, sistem otomatisasi dan pemantauan secara real-time berbasis SCADA diterapkan sebagai bagian dari pendekatan smart water management.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan memungkinkan pengelolaan distribusi air dilakukan secara lebih presisi dan efisien, sekaligus mendukung keandalan operasional infrastruktur setelah proyek selesai.

Keberadaan Reservoir DC Semanan juga sejalan dengan upaya pemerintah mengalihkan pasokan air baku Jakarta sepenuhnya ke sumber air permukaan, seperti Waduk Jatiluhur dan Waduk Karian. Kebijakan tersebut ditujukan untuk menghentikan eksploitasi air tanah yang dapat memicu penurunan permukaan tanah atau land subsidence.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur ini turut mendukung target Pemerintah untuk mencapai cakupan akses air minum perpipaan sebesar 100% di DKI Jakarta.

Ngatemin menambahkan, WIKA memandang pembangunan Reservoir DC Semanan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam menghadirkan ketahanan air bersih yang mampu menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan Jakarta.

Melalui penerapan inovasi konstruksi dan pengelolaan rantai pasok yang tangguh, WIKA berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya tuntas secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Back to top button