Segera Rampung! Pembangunan Seksi 2 Jalan Tol Kataraja di Jakarta Utara capai 96,86 Persen

Mengutip Instagram @ptpp_id, pembangunan tahap 2 Jalan Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg (Kataraja) akan segera rampung. Progres pembangunan telah mencapai 96,86 persen. Seksi 2 Kosambi – Teluknaga dengan panjang ruas 3,7 kilometer. Dibangun menggunakan metode Box Gilder Balanced Cantilever dengan Form Traveler yang lebih aman dan efisien dalam pengerjaannya. Metode ini dipilih untuk memudahkan pekerjaan di atas Tol Sedyatmo yang padat lalu lintas.
Sebelumnya, pengerjaan Seksi 1 yang menghubungkan PIK 2 menuju Jakarta dan dari Bandara Soetta menuju PIK 2 telah rampung pada 2025. Seksi 1 dengan ruas sepanjang 6,7 kilometer telah beroperasi penu. Tol ini merupakan penghubung kawasan ekonomi di utara Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta. Diproyeksikan mengurangi beban jalan tol dalam kota serta memperkuat konektivitas di kawasan metropolitan Jabodetabek.
Jalan Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg diprakarsai oleh BUJT PT Duta Graha Karya. Proyek dengan nilai investasi mencapai Rp 23,16 triliun dengan skema kerja sama KPBU bersama swasta dengan masa konsesus selama 40 tahun sejak terbitnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan telah dilakukan pada tahun 2023 lalu.

Jalan Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg dirancang membentang sepanjang 38,60 kilometer akan terhubung langsung dengan Jalan Tol Prof. Sedyatmo. Jalan Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg direncanakan akan memiliki 7 interchange, 2 junction, yaitu Junction Sedyatmo yang terkoneksi dengan Jalan Tol Prof. Sedyatmo dan Junction Rajeg yang terhubung dengan Jalan Tol Semanan-Balaraja, dan 1 on ramp. Selain itu, akan ada 4 jembatan dan 5 underpass.
Jalan Tol ini merupakan Tol Lingkar Utara yang bertujuan mengembangkan kawasan Kabupaten Tangerang bagian utara. Ruas jalan tol dimulai dari Cikupa, Rajeg, dan Mauk yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Sedyatmo atau kawasan Bandara Soekarno Hatta.
Pembangunan jalan tol yang akan banyak melewati daerah pesisir menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan ketelitian dalam pelaksanaan penelitian geologi tanah. PT PP sebagai kontraktor utama dalam pengerjaan proyek Jalan Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg memerhatikan berbagai aspek keamanan, efisiensi serta terus mengebut pengerjaan. PT PP berkomitmen untuk mendukung percepatan konektivitas wilayah Jakarta hingga Banten.

Untuk membangun proyek yang berkualitas dan menunjang tantangan tanah lunak yang ada di wilayah pesisir. PT Waskita Beton Precast Tbk berpartisipasi sebagai penyuplai 12.485 batang Spun Pile dan 568 batang produk PC-I Girder. Produk Spun Pile digunakan untuk memperkuat fondasi jalan tol, memastikan kestabilan pada tanah yang lunak terutama di daerah pesisir, serta menopang beban kendaraan yang melintas. Sementara PC-I Girder berfungsi sebagai bagian utama pada jembatan tol. Produk ini dirancang untuk menahan berbagai tekanan.
Pembangunan Jalan Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg diproyeksikan rampung seluruhnya pada tahun 2027. Pembangunan tol ini diharapkan membuka jalur ekonomi dan distribusi dari utara Jakarta hingga memberikan konektivitas dari Banten hingga bandara Internasional Soekarno Hatta.













