Rampung 100 Persen, Sekolah Rakyat Gresik Siap Jalankan Aktivitas Belajar Mengajar

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Gresik, Jawa Timur telah rampung 100 persen. Melalui pembangunan sekolah rakyat terintegrasi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berkomitmen untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Dilansir dari akun Instagram resmi Waskita Karya @waskita-karya, Waskita berkomitmen untuk menyediakan ruang belajar yang layak sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang baik. Fasilitas pendidikan menjadi modal untuk membangun masa depan bangsa.
Dukungan langsung juga diberikan oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang kerap disapa Gus Ipul, saat kunjungan kerja ke proyek Sekolah Rakyat Gresik, Jawa Timur. Gus Ipul meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Gresik dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektar dan memiliki kapasitas untuk 405 siswa. Bangunan gedung untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA dan juga bangunan asrama.
Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik berada di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Pada awal pembangunan, akses jalan menuju Kecamatan Sidayu sempat rusak. Hal tersebut menjadi tantangan dalam pembangunan. Saat ini perbaikan jalan secara permanen telah dilakukan untuk mendukung akses masuk Sekolah Rakyat Gresik.
Menerapkan metode percepatan konstruksi efisien, penggunaan half slab pada pelat lantai dua, distribusi material memakai hiab crane, serta pengecoran dengan concrete pump dan mobile crane dilakukan.

Program Sekolah Rakyat Terpadu merupakan program gratis 100%, bagi anak-anak dari keluarga miskin. Proses seleksi dilakukan secara transparan, siswa yang diterima harus berada pada basis data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) Kemensos. Serta lulus seleksi administrasi dan asesmen kemampuan dasar.
Kurikulum Sekolah Rakyat 2 Gresik dirancang secara tailor-made (khusus dan kontekstual), menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan dinamika sosial lingkungan. Kurikulum ini menggabungkan pendekatan nasional dan kekhasan lokal dalam tiga muatan utama.
MPLS Sekolah Rakyat resmi dimulai pada Senin (03/08/2026) lalu. Mengutip dari akun Instagram Kementerian Sosial, 1.000 Personel Taruna Bakti Nusantara dari TNI dan Polri telah berangkat menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Gresik. Para taruna akan berperan sebagai kakak asuh bagi siswa untuk mengajarkan hidup disiplin hingga hidup mandiri. Pembinaan anak-anak di Sekolah Rakyat Terpadu menjadi langkah awal menuju Indonesia Emas pada 2045.






