Pembangunan Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI Tembus 22 Persen

Pembangunan Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI telah menyentuh angka 22 persen. Pembangunan extended councourse sudah dimulai sejak Februari lalu. Pembangunan ini akan memberikan sirkulasi lebih luas bagi ruang gerak penumpang.
Extended Concourse Stasiun Bundaran HI, di titik selatan, akan memperpanjang akses stasiun ke arah Bundaran HI. Dua akses baru di sisi barat dan timur akan menghubungkan kawasan Hotel Grand Hyatt dengan Plaza Indonesia. Pada sisi timur akan terhubung dengan Hotel Pullman, Wisma Nusantara, serta akan terintegrasi langsung dengan halte Transjakarta.
Pramono Anung, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, melakukan kunjungan ke Proyek Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI untuk meninjau langsung progres pembangunan.

Infrastruktur ini juga dipersiapkan untuk mendukung pengembangan future connection menuju kawasan Hotel Indonesia Kempinski, Grand Indonesia, dan Mandarin Oriental. Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI dibangun di area seluas 4.200 m². Ruang bawah tanah yang dirancang untuk menjadi ruang multifungsi ini akan menjadi penghubung antarmoda yang memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan Bundaran HI.
Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI yang digarap oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. WIKA menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sistem transportasi publik yang terintegrasi di Indonesia. Komitmen WIKA untuk mendorong peningkatan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.
Pembangunan Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI sudah memulai sejumlah pekerjaan utamanya seperti bore pile, struktus slab, dan ramp lift.

Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI akan menjadi area bebas biaya (non-taping), didesain sebagai area publik yang dapat digunakan untuk berbagai event yang dapat menampung 3.200 orang. Pembangunan ruang multifungsi ini sekaligus mendukung konektivitas kawasan Transit Oriented Development (TOD).
Di garap oleh PT Integrasi Transit Jakarta dengan nilai investasi Rp148,2 miliar yang ditargetkan rampung pada Juli 2027 mendatang, bertepatan dengan momentum 500 tahun usia DKI Jakarta. Proyek ini akan menandai pertumbuhan Jakarta menuju kota global dengan sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi, nyaman, dan mampu mengakomodasi mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

Proyek Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI dibangun untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas penumpang yang diproyeksikan terjadi setelah jalur MRT Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI–Monas mulai beroperasi. MRT Jakarta Fase 2A dengan panjang terowongan 5,8 kilometer telah mencapai 61,8 persen pembangunan. Lintasan MRT Fase 2A akan melewati area cagar budaya Monumen Nasional, dirancang memiliki koridor panjang yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang pameran dan edukasi bagi masyarakat
Kehadiran fasilitas ruang multifungsi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas stasiun, memperlancar arus perpindahan penumpang, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Dengan demikian, extended concourse tidak hanya berfungsi sebagai area sirkulasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna transportasi publik.
















