OIKN Rampungkan Tender 7 Proyek IKN Senilai Rp11,8 Triliun

HeadlineNewsProyek IKN

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi menuntaskan proses tender tujuh proyek strategis senilai total Rp11,8 triliun yang menjadi bagian dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Tahap II.

Rampungnya proses lelang ini menandai dimulainya tahapan pembangunan sejumlah kawasan utama yang nantinya akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan.

Pasalnya berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) pada portal Indonesia National Procurement Portal (Inaproc) per Selasa (7/7/2026), sebagian besar paket pekerjaan yang telah selesai dilelang tersebut merupakan paket pekerjaan untuk pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Dimana proses tender tersebut telah berlangsung sejak September 2025 dan kini seluruh paket telah memiliki pemenang.

Namun, badan usaha yang memenangkan tender harus menandatangani kontrak kerja terlebih dahulu dengan OIKN sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai.

Adapun skema pembiayaan yang digunakan untuk membangun ketujuh proyek tersebut yaitu skema multi years contract (MYC) dengan sumber pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025, 2026, dan 2027.

Dari tujuh proyek yang telah rampung dilelang, terdapat sejumlah paket yang telah memasuki tahap pelaksanaan mencakup pembangunan gedung dan kawasan lembaga legislatif, seperti Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), kawasan Sidang Paripurna, serta dua paket pembangunan kompleks Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Selain itu, OIKN juga telah menyelesaikan tender pembangunan kawasan Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial (KY), serta Masjid Negara IKN yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan yudikatif dan fasilitas penunjang pemerintahan.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari beberapa sumber, Sejumlah perusahaan BUMN konstruksi tercatat mendominasi perolehan proyek tersebut.

Berikut daftar 7 proyek IKN yang rampung dilelang beserta daftar pemenangnya :

1. Pembangunan Gedung dan Kawasan Lembaga MPR dan Bangunan Pendukung di Ibu Kota Nusantara

  • Nilai Pagu: Rp2,04 Triliun
  • Nilai HPS: Rp1,72 Triliun
  • Pemenang Tender: PT Hutama Karya (Persero)

2. Pembangunan Gedung Kawasan Sidang Paripurna

  • Nilai Pagu: Rp1,75 triliun
  • Nilai HPS: Rp1,2 triliun
  • Pemenang Tender: PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP)

3. Gedung dan Kawasan DPD IKN

  • Nilai Pagu: Rp1,75 triliun
  • Nilai HPS: Rp1,5 triliun
  • Pemenang Tender: PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI)

4. Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga DPR I di Ibu Kota Nusantara

  • Nilai Pagu: Rp2,02 triliun
  • Nilai HPS: Rp1,88 triliun
  • Pemenang Tender: PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT)

5. Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga DPR II di Ibu Kota Nusantara

  • Nilai Pagu: Rp2,21 triliun
  • Nilai HPS: Rp2,04 triliun
  • Pemenang Tender: PT Wijaya Karya Bangunan Gedung

6. Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Masjid di Ibu Kota Nusantara

  • Nilai Pagu: Rp1,82 triliun
  • Nilai HPS: Rp1,75 triliun
  • Pemenang Tender: PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI)

7. Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga Mahkamah Agung dan Plaza Keadilan di Ibu Kota Nusantara

  • Nilai Pagu: Rp1,49 triliun
  • Nilai HPS: Rp1,42 triliun
  • Pemenang Tender: PT Hutama Karya (Persero)
Back to top button