Pemilik Roti’O Bangun D’Prima Hotel di IKN, Perkuat Ekosistem Akomodasi Ibu Kota Baru
Perusahaan keluarga pemilik merek roti kopi Roti’O, Jemmy Wantono, memperluas portofolio investasinya dengan membangun fasilitas akomodasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui jaringan perhotelan lokal PT Primahotel Manajemen Indonesia, keluarga Wantono resmi menggarap proyek D’Prima Hotel Nusantara sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pendukung ibu kota baru.
Pembangunan hotel tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pada Rabu, 25 September 2024, yang dilakukan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Kehadiran D’Prima Hotel di IKN diharapkan dapat memperkuat ketersediaan akomodasi sekaligus memberikan alternatif penginapan bagi pengunjung, pelaku usaha, maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan ibu kota negara.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Presiden RI, D’Prima Hotel Nusantara merupakan bagian dari jaringan D’Prima Hotel yang telah memiliki portofolio 19 properti yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Presiden Komisaris PT Primahotel Manajemen Indonesia, Frans Wantono, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kota masa depan.
Dari sisi investasi, D’Prima Hotel Nusantara dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp100 miliar. Hotel ini mengusung konsep Modern Nusantara yang dirancang selaras dengan keindahan dan karakter alam sekitar IKN. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 4.600 meter persegi, hotel ini akan menyediakan 154 kamar, fasilitas ruang pertemuan, serta Walea Resto sebagai penunjang layanan bagi tamu.
Manajemen Primahotel menyampaikan bahwa pembangunan D’Prima Hotel Nusantara merupakan wujud transformasi jaringan hotel lokal dalam merespons perkembangan IKN. Proyek ini diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam industri perhotelan, sejalan dengan visi pembangunan ibu kota negara yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi ke masa depan.
Saat ini, jaringan D’Prima Hotel telah beroperasi di sejumlah kota strategis, antara lain Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, Balikpapan, Bintan, dan Bali. Ekspansi ke IKN menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas jangkauan sekaligus berkontribusi pada penguatan infrastruktur penunjang di pusat pemerintahan baru Indonesia.













