WIKA Gedung Tuntaskan Mess Transmigrasi di Rempang Batam, Andalkan Inovasi Modular Terbaru

HeadlineNewsPress Release

Jakarta, 2 April 2026 – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menuntaskan Proyek Pembangunan Mess Transmigrasi yang berlokasi di Kawasan Transmigrasi Rempang, Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, dengan nilai kontrak sebesar Rp57,4 miliar. Rampungnya proyek ini menjadi wujud kontribusi WEGE dalam mendukung penyediaan fasilitas hunian penunjang yang layak, fungsional, dan siap dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas layanan di kawasan transmigrasi.

Direktur Utama WEGE, Hadian Pramudita, menyampaikan, “Penyelesaian proyek ini menegaskan komitmen WEGE untuk menghadirkan bangunan yang berkualitas, aman, dan tepat waktu, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui penerapan inovasi modular terbaru, kami mendorong efisiensi pelaksanaan serta memastikan standar mutu yang terukur agar fasilitas ini dapat segera digunakan dan mendukung layanan di Kawasan Transmigrasi Rempang.”

Dalam proyek ini, WEGE mengandalkan inovasi modular tipe terbaru, yaitu WGF (WG Flatpack) 2.0, dengan ukuran 3×6 meter per modul. Penerapan WGF 2.0 memungkinkan proses konstruksi berjalan lebih efisien dan terstandarisasi, memperkuat konsistensi kualitas, serta meningkatkan ketepatan pelaksanaan di lapangan. Implementasi modular ini sekaligus menegaskan kapabilitas WEGE dalam menghadirkan solusi konstruksi yang adaptif, terutama untuk kebutuhan fasilitas hunian yang memerlukan penyelesaian cepat dengan mutu yang terukur.

Mess Transmigrasi merupakan bangunan dua lantai di atas lahan ±16.231 m², dengan luas tapak ±2.486 m² dan luas total bangunan ±3.960 m². Fasilitas yang disediakan meliputi 60 kamar per tower, ruang meeting, ruang working space, serta area lobby dan toilet komunal guna menunjang kenyamanan dan produktivitas pengguna.

Lingkup pekerjaan mencakup pekerjaan persiapan, struktur, arsitektur, mekanikal–elektrikal–plumbing (MEP), serta pekerjaan modular sesuai kebutuhan proyek. Pelaksanaan pekerjaan turut didukung pengawasan tim supervisi dari LKFT Universitas Gadjah Mada (UGM) guna memastikan kesesuaian spesifikasi teknis, standar mutu, dan ketepatan pelaksanaan di lapangan. WEGE memastikan pelaksanaan proyek memenuhi standar mutu dan keselamatan kerja melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK).

WEGE menjalankan proyek dengan tata kelola yang baik dan pengendalian risiko yang terukur. Mengingat karakteristik lokasi berupa area timbunan dan kedekatan dengan kawasan mangrove, WEGE memastikan pengelolaan area kerja dilakukan secara bertanggung jawab, termasuk pengendalian dampak operasional dan penerapan praktik kerja yang tertib.

Dengan selesainya Proyek Pembangunan Mess Transmigrasi ini, WEGE berharap fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi pengguna, meningkatkan kualitas hunian penunjang, serta mendukung operasional dan pelayanan di Kawasan Transmigrasi Rempang, Batam.

Back to top button