PT SMI Telah Salurkan Rp125 Triliun untuk 129 PSN hingga 2025, Perkuat Dukungan Infrastruktur Prioritas

HeadlineInfographic

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI melaporkan telah menyalurkan pembiayaan kepada 129 Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga akhir 2025. Total komitmen pendanaan yang digelontorkan mencapai Rp125 triliun, dari keseluruhan nilai proyek yang dibiayai sebesar Rp692 triliun.

Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026), menyampaikan bahwa pembiayaan tersebut mencerminkan peran aktif perseroan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini PT SMI telah mendanai 129 proyek PSN dengan total komitmen Rp125 triliun, sementara total nilai proyek yang didukung mencapai Rp692 triliun.

Menurut manajemen, penyaluran dana akan terus diproses untuk memenuhi target pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Dukungan finansial perusahaan disebut telah menjangkau mayoritas program prioritas pemerintah yang tengah berjalan.

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menambahkan bahwa perseroan juga telah membiayai lima dari delapan program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut porsi pembiayaan terhadap proyek-proyek yang menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah tersebut tergolong signifikan, meski tidak merinci daftar proyek yang dimaksud.

Ke depan, PT SMI memastikan proses pembiayaan akan tetap berjalan dinamis mengikuti daftar rencana proyek (pipeline) sepanjang 2026. Fleksibilitas ini dinilai penting untuk merespons kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.

Sebagai informasi, PT SMI merupakan Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang mengemban mandat sebagai agen pembangunan berkelanjutan.

Dalam menjalankan peran tersebut, perseroan menekankan bahwa setiap pembiayaan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan proyek, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang terukur.

Berita Infografis Lainnya

Back to top button