Jalan Tol Semarang – Demak Seksi II Ditargetkan Beroperasi Sebelum Nataru

News

Kesiapan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II yang belum lama ini diuji laik fungsi (ULF) tengah menjadi sorotan menjelang Natal dan Tahun Baru 2023.

Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ditargetkan dapat segera beroperasi pada 15 Desember 2022 untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas yang diproyeksikan akan terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa saat ini jalan tol tersebut kembali ditutup untuk keperluan finishing atau pengerjaan akhir agar penyelesaian pembangunan jalan tol dapat berjalan aman dan lancar.

Foto : Istimewa

Dalam tahap finishing ini, terdapat beberapa sarana prasarana pendukung yang akan dirampungkan diantaranya seperti Umum (PJU), lampu tambahan, Closed Circuit Television (CCTV), aktivitas tes loading, dan pengecatan jalan.

Penutupan kembali jalan tol ini dimulai sejak 2 Desember 2022 setelah sempat dibuka untuk pengguna jalan tol pada 11 November 2022.

Pembukaan jalur tersebut dilaksanakan secara terjadwal yakni

– Pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB, jalur dibuka dari arah Demak menuju Semarang melalui exit Tol Kadilangu.

– Pukul 15.00-18.00 WIB, jalur dibuka dari arah Semarang ke Demak via exit Tol Sayung.

Adapun kendaraan yang boleh melintas seperti kendaraan roda empat, microbus, ambulans, dan emergency (kondisi gawat darurat).

Ganjar menyebut bahwa penyelesaian jalan tol ini akan dipercepat agar Jalan Tol Semarang-Demak dapat dioperasionalkan untuk mendukung Nataru.

Ganjar berharap pengerjaan Jalan Tol Semarang-Demak dapat berjalan maksimal serta membuahkan hasil yang baik sehingga dapat mengurai kemacetan lalu lintas seperti kemacetan parah lalu lintas yang terjadi pada beberapa pekan lalu dari arah Semarang.

Kementerian PUPR juga menargetkan Jalan Tol Semarang-Demak sebagai salah satu dari 8 jalan tol yang difungsionalkan untuk kelancaran arus lalu lintas libur Nataru.

Back to top button