Menjembatani Akademisi dan Industri, Kiprah Dr. Ir. Rossy Armyn Machfudiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Mencetak Insinyur Masa Depan Indonesia

Di tengah pesatnya perkembangan industri infrastruktur dan tuntutan standar keselamatan kerja yang semakin ketat, sosok Dr. Ir. Rossy Armyn Machfudiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., hadir sebagai salah satu pilar akademisi muda terkemuka di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT-UI). Sebagai pakar di bidang Construction Management dan Construction Safety, rekam jejak kepemimpinan serta dedikasi ilmiahnya telah memberikan dampak yang luas dan signifikan bagi dunia konstruksi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kiprah akademisnya kian menguat memasuki awal tahun 2026, Dr. Rossy resmi mengemban amanah besar sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Program Profesi Insinyur (PPI) FT-UI Periode 2026–2029. Melalui posisi strategis tersebut, Dr. Rossy memegang peran sentral dalam mencetak generasi insinyur profesional yang berdaya saing global sekaligus memegang teguh standar kompetensi tertinggi di tanah air.

Di samping mengemban tugas kepemimpinan tersebut, Dr. Rossy tetap menunjukkan produktivitas riset yang tinggi sepanjang tahun 2026. Karya ilmiah terbarunya berfokus pada penguatan keselamatan konstruksi (K2), salah satunya berjudul “Measuring Safety Culture Maturity in Indonesian Construction Projects Across Design and Construction Phases” yang terbit Journal Buildings, jurnal bereputasi internasional Q1. Jurnal ini mengulas secara komprehensif pengukuran tingkat kematangan budaya keselamatan pada proyek konstruksi dari fase desain hingga pelaksanaan. Selain itu, Dr. Rossy juga mempublikasikan karya berjudul “Association Rule Mining for Proactive Hazard Identification in Construction Work Activities” di International Journal of Construction Management (Q1) yang mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan dan data mining untuk mengidentifikasi potensi bahaya konstruksi secara proaktif.
Keberhasilan Dr. Rossy meraih posisi kepemimpinan dan capaian riset internasional tersebut berakar dari rekam jejak konsisten yang dibangun dalam satu dekade terakhir (2016–2026). Dr. Rossy mengawali kiprah akademisnya sebagai dosen di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta pada tahun 2014 hingga 2021, sebelum akhirnya bergabung penuh dengan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT-UI pada September 2021. Di sela-sela pengabdian tersebut, pada periode 2015 hingga 2019 Dr. Rossy menempuh studi doktoral (Dr.) di Universitas Indonesia dan berhasil lulus dengan fokus riset Manajemen Konstruksi dan Budaya Keselamatan Konstruksi yang menjadi fondasi utama keahliannya saat ini.

Kematangan akademisnya pun semakin terakselerasi pada kurun waktu 2020 hingga 2026 melalui publikasi ilmiah yang masif. Berdasarkan data SINTA Kemdiktisaintek, Dr. Rossy telah mengantongi puluhan publikasi terindeks Scopus serta berhasil memperoleh berbagai hibah riset bergengsi, salah satunya Hibah Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) 2025 untuk riset integrasi sistem manajemen keselamatan konstruksi berbasis standar ISO.
Pada tahun 2026, Dr. Rossy kembali memperkuat kiprahnya dalam pengembangan riset kolaboratif internasional melalui perolehan hibah Joint Supervision dalam skema Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition – World Class University 2026 Program. Hibah ini mendukung penelitian berjudul “Development of a Rule-Based 8D BIM Framework for Automated Fall Hazard Identification and Temporary Guardrail Planning” yang berfokus pada pemanfaatan teknologi 8D Building Information Modeling (BIM) untuk mengotomatisasi identifikasi bahaya jatuh serta perencanaan sistem pengaman sementara pada proyek konstruksi.
Dedikasi ilmiah tersebut tak lepas dari latar belakang pendidikan Dr. Rossy yang berasal dari tiga perguruan tinggi terkemuka. Dr. Rossy meraih gelar Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Gadjah Mada (UGM), lalu melanjutkan gelar Magister (S2) Manajemen Konstruksi di Universitas Islam Indonesia (UII), hingga meraih gelar Doktoral (S3) Manajemen Konstruksi di Universitas Indonesia (UI). Kombinasi pendidikan di kampus-kampus top ini membentuk keahliannya yang ulung dalam keilmuan manajemen konstruksi.
Cakupan akademis tersebut berhasil ia jembatani dengan kebutuhan praktis di lapangan melalui kontribusi secara komprehensif. Menyandang gelar Insinyur Profesional Madya (IPM) dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) serta pengakuan kualifikasi regional ASEAN Eng., dan APEC Eng., Dr. Rossy aktif memberikan advokasi teknis terkait Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) bagi asosiasi perusahaan kontraktor dan konsultan di Indonesia. Kontribusinya juga meluas ke jejaring internasional, yang terbukti melalui keterlibatannya sebagai pembicara utama perwakilan Indonesia dalam Workshop on Occupational Safety & Health: Advancement in Construction yang mempertemukan para pakar keselamatan konstruksi dari Indonesia, Malaysia, dan Inggris Raya (UK).

Langkah pengabdian ini juga diimbangi dengan peran aktifnya sebagai edukator dan narasumber sejati. Dr. Rossy kerap diundang menjadi pembicara dalam berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional, termasuk Webinar Series “Professionalism in Engineering” (ProEng) guna mengedukasi publik mengenai pentingnya penerapan profesionalisme teknik sipil dalam proyek offshore hingga infrastruktur modern.

Di lingkungan kampus, dedikasinya sebagai dosen pembimbing mencakup seluruh jenjang akademik di FT-UI, mulai dari mahasiswa Sarjana (S1) Teknik Sipil, mahasiswa Magister (S2) Manajemen Konstruksi, dan mahasiswa Doktor (S3) hingga para praktisi yang menempuh Program Profesi Insinyur (PPI).
Sebagai seorang insinyur sekaligus akademisi, Dr. Rossy turut memiliki perhatian mendalam terhadap keterbatasan tenaga insinyur bersertifikasi di Indonesia. Dr. Rossy memandang hal tersebut sebagai isu krusial di tengah krisisnya jumlah insinyur Tanah Air dan derasnya arus industrialisasi global. Guna mengatasi permasalahan tersebut, di bawah kepemimpinannya sebagai Kaprodi, Program Profesi Insinyur (PPI) FT-UI membuka pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru SIMAK UI Gelombang III (Batch 3) Tahun Ajaran 2026/2027.

PPI FT-UI menawarkan dua jalur unggulan, yaitu Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Reguler. Jalur RPL ditujukan untuk mendorong percepatan bagi para praktisi senior berpengalaman agar memperoleh gelar Insinyur (Ir.) secara terukur hanya dalam waktu satu semester melalui pemetaan portofolio karya keinsinyuran. Sementara itu, jalur Reguler mewadahi integrasi kurikulum dan konsep link-and-match bagi lulusan baru (fresh graduate) sarjana teknik untuk langsung menyambung studi profesi demi mempercepat kualifikasi keahlian mereka sebelum terjun penuh ke industri.
Didukung efisiensi operasional berupa digitalisasi dan simplifikasi pendaftaran daring melalui portal resmi UI, seluruh langkah strategis ini menjadi platform nyata Dr. Rossy dalam menggemakan kampanye kesadaran regulasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014, guna memastikan para lulusan teknik mengantongi Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) demi menjamin legalitas, etika profesi, serta keselamatan kerja dalam ruang publik pembangunan infrastruktur nasional.

Di balik padatnya kesibukan akademis, riset, hingga pengabdian masyarakatnya, terdapat peran kuat dari keluarga yang senantiasa menopang perjalanan karier Dr. Rossy. Di tengah rutinitasnya sebagai akademisi dan pejabat program studi, Dr. Rossy dikenal sebagai sosok yang hangat dan mengutamakan keharmonisan keluarga.
Dukungan penuh serta kehangatan dari keluarga kecilnya menjadi sumber energi utama di balik setiap pencapaian karier, riset dan publikasi, serta dedikasi sosial yang ia torehkan bagi kemajuan dunia konstruksi Indonesia.
Di luar aktivitas profesional, Dr. Rossy juga memiliki kecintaan terhadap dunia musik yang telah tumbuh sejak awal menempuh pendidikan SMA di Yogyakarta. Hobi ini menjadi ruang bagi Dr. Rossy untuk berekspresi, berkreativitas, sekaligus membangun persahabatan sejak masa remaja. Hingga kini, musik tetap menjadi bagian dari sisi personal Dr. Rossy yang memberi keseimbangan di tengah kesibukan akademik dan profesionalnya.
















