Kiprah Gemilang Andhy Romdani, S.T., M.Eng., Ph.D. Menyinergikan Sains Pantai dengan Praktik Konstruksi untuk Indonesia

Dosen Teknik Sipil Universitas Siliwangi ini mengembangkan riset sains pantai, mitigasi bencana pesisir, dan infrastruktur berkelanjutan sekaligus membimbing mahasiswa hingga menembus publikasi ilmiah internasional.

NewsPersonaTop List
Source : scholar.google.com/

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan garis pantai sepanjang lebih dari 108.000 km. Karakteristik geografis ini membawa potensi ekonomi yang luar biasa sekaligus kerentanan tinggi terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim global.

Di tengah tantangan besar ini, kebutuhan akan integrasi antara sains pantai (coastal science) dan praktik konstruksi menjadi sangat mendesak.

Menjawab tantangan tersebut, Andhy Romdani, S.T., M.Eng., Ph.D., seorang pakar, akademisi, sekaligus Ketua Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi (UNSIL) Tasikmalaya, hadir memberikan kontribusi nyata. Melalui dedikasinya dalam riset, pengajaran, dan pengabdian masyarakat, Andhy berhasil mengimplementasikan teori sains pantai yang kompleks ke dalam industri konstruksi untuk membangun infrastruktur Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.

Latar belakang pendidikan Andhy Romdani, Ph.D., membekalinya dengan keahlian yang kuat di bidang teknik sipil dan kelautan. Andhy menempuh pendidikan tinggi di berbagai institusi terbaik. Pendidikan sarjana (S1) dan pascasarjananya (S2) diselesaikan di Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) hingga ia meraih gelar S.T. dan M.Eng. Selanjutnya, ia melanjutkan studi doktoralnya di Department of Hydraulic and Ocean Engineering, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan. Kampus terkemuka dunia ini dikenal sangat kuat dalam riset teknologi maritim dan rekayasa pantai, di mana ia berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.). Atas pencapaian akademisnya yang gemilang, ia dianugerahi penghargaan sebagai salah satu Lulusan Doktoral Terbaik oleh The Phi Tau Phi Scholastic Honor Society of the Republic of China (Taiwan) pada tahun 2023.

Pendidikan di dalam dan luar negeri yang ditempuhnya membentuk wawasan berskala global. Pandangan ini kemudian diimplementasikan secara nyata dalam pemecahan masalah lokal,  didukung oleh kepakarannya yang mencakup berbagai bidang krusial, meliputi Coastal Engineering (Rekayasa Pantai), Estuary Engineering (Rekayasa Muara), Coastal Management (Pengelolaan Kawasan Pesisir), dan Hydraulics (Hidrolika).

Sebagai dosen di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi, Andhy Romdani, Ph.D., tidak sekadar mentransfer ilmu dari buku teks. Ia menanamkan cara berpikir analitis kepada para mahasiswanya untuk melihat bahwa konstruksi di wilayah pesisir tidak dapat disamakan dengan konstruksi di daratan kering. Wilayah pesisir memiliki dinamika hidro-oseanografi yang kompleks, di mana gelombang, arus, pasang surut, dan angkutan sedimen saling berinteraksi setiap detik.

Selama bertahun-tahun, terdapat jurang pemisah antara dunia riset sains pantai dengan industri konstruksi di lapangan. Industri konstruksi sering kali memprioritaskan efisiensi biaya dan aspek teknis semata, tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap ekosistem pantai dalam jangka panjang.  Akibatnya, banyak bangunan pelindung pantai seperti dinding laut (seawall) atau pemecah gelombang (breakwater) yang hancur atau justru memicu abrasi baru di wilayah sekitarnya karena salah perhitungan hidrodinamika.

Pada titik inilah kiprah Andhy Romdani, Ph.D., menjadi krusial. Berbagai hasil risetnya telah dipublikasikan di sejumlah jurnal internasional bereputasi. Mengacu pada profil risetnya di ResearchGate dan SINTA, fokus utama publikasinya mencakup mitigasi risiko banjir, pengendalian erosi pantai, serta efisiensi desain infrastruktur pelindung pantai.

Salah satu risetnya diterbitkan di Journal of the Civil Engineering Forum dengan judul “The Effectiveness of Groin Modifications to Reduce the Impacts of Indian Ocean Dipole (IOD)-induced Port Siltation in Adapting to Climate Change” yang membahas keefektifan modifikasi struktur groin (struktur pelindung pantai yang menjorok tegak lurus dari garis pantai). Dalam artikel ini, Andhy Romdani, Ph.D., membedah bagaimana anomali iklim seperti Indian Ocean Dipole (IOD) memengaruhi pendangkalan pelabuhan. Melalui pemodelan hidrodinamika, ia memberikan rekomendasi desain bagi jasa konstruksi dalam memodifikasi struktur fisik agar lebih adaptif terhadap perubahan iklim. Dengan inovasi ini, berbagai proyek maritim mulai dari pelabuhan hingga sabuk hijau pantai dapat dibangun secara kokoh sekaligus selaras dengan ekosistem pesisir.

Sebagai seorang pendidik, reputasi gemilang Andhy Romdani, Ph.D., juga terpancar melalui keberhasilannya membimbing para mahasiswa UNSIL hingga mencetak prestasi di tingkat internasional. Keberhasilan ini terbukti dari rekam jejak dua mahasiswanya, yaitu Fahmi Rahmat Amanulloh dan Muhammad Raka El Ghifari. Keduanya sukses mengukir pencapaian akademis bereputasi tinggi tingkat internasional.

Andhy bersama Muhammad Raka El Ghifari dan Fahmi Rahmat Amanulloh (Source : radartasik.id)

Riset bersama Fahmi Rahmat Amanulloh berfokus pada analisis kebencanaan pesisir di kawasan Jawa Tengah. Melalui kolaborasi ini, mereka membedah pengaruh variabel iklim global terhadap potensi bahaya pesisir. Penelitian berjudul “Does ENSO-driven climate variability increase coastal flooding? Insights from the Brebes coastal area, Indonesia” tersebut memadukan pemodelan hidrodinamika modern dengan penilaian bahaya (hazard assessment) untuk merumuskan strategi mitigasi risiko banjir rob di Pesisir Brebes.

Sementara itu, riset yang melibatkan Muhammad Raka El Ghifari berhasil menembus dua publikasi internasional bereputasi tinggi bereputasi Scopus, yaitu Journal of Water and Climate Change (IWA Publishing, UK; Scopus Q2) dan Natural Hazards Research (Scopus Q1). Keberhasilan mempublikasikan hasil penelitian di jurnal internasional tingkat atas ini menjadi portofolio akademis yang kuat bagi Raka. Berkat rekam jejak riset tersebut, Raka berhasil diterima melanjutkan studi magister (S2) di perguruan tinggi terkemuka di Asia, National Cheng Kung University Taiwan.

Pencapaian dari kedua mahasiswa bimbingannya ini membuktikan peran penting Andhy Romdani, Ph.D., dalam mencetak peneliti muda berbakat. Lewat pembinaan risetnya yang terarah, Andhy tidak hanya menaikkan reputasi Universitas Siliwangi di kancah global, tetapi juga membuktikan bahwa kampus daerah mampu melahirkan lulusan bermutu yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan mitigasi bencana nasional.

Kiprah Andhy Romdani, Ph.D., tidak berhenti di dalam laboratorium atau ruang kelas saja. Ia dikenal aktif menerapkan ilmu teknik sipilnya untuk menjawab isu lingkungan dan ekonomi di masyarakat bawah. Sejak awal kariernya sebagai dosen, Andhy konsisten melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian yang didanai oleh internal maupun kementerian.

Di bidang inovasi material bangunan, Andhy Romdani, Ph.D., pernah mengusulkan riset inovatif bertajuk “Perfumed Bricks”. Inovasi ini mengolah limbah kotoran sapi dan ampas tebu yang dicampur dengan akar wangi untuk menciptakan batu bata berparfum yang kuat, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kreativitas ini menunjukkan komitmennya pada prinsip konstruksi hijau (green construction).

Sementara itu, di wilayah pesisir Selatan Jawa yang dekat dengan basis Universitas Siliwangi, ia menginisiasi program pengabdian masyarakat di Pantai Karang Paranje, Kabupaten Garut. Ia memberdayakan remaja setempat yang belum memiliki pekerjaan untuk memproduksi lampu tidur artistik berbahan limbah batok kelapa kering. Kegiatan semacam ini mengindikasikan bahwa sebagai pakar sains pantai, ia memahami bahwa pengelolaan pesisir berkelanjutan (coastal management) tidak hanya berbicara tentang beton dan batu, tetapi juga tentang penguatan ekonomi masyarakat yang tinggal di sepanjang garis pantai tersebut.

Selain kegiatan riset akademis dan pengabdian masyarakat, Andhy Romdani, Ph.D., juga aktif menulis buku guna mendukung literasi di Tanah Air. Kiprahnya dalam dunia kepenulisan didukung oleh pengalamannya di bidang penulisan kreatif, salah satunya saat pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi di Penerbit Mizan, Bandung.

Salah satu karyanya yang menjadi rujukan penting mahasiswa teknik adalah buku berjudul Mekanika Fluida: Teori Fundamental dan Aplikasinya. Buku ini merangkum dasar-dasar ilmu pergerakan zat cair yang menjadi pilar utama dalam merancang bangunan hidrolika dan pelindung pantai.

Selain buku tersebut, Andhy Romdani, Ph.D., menunjukkan produktivitasnya dalam menulis dengan menerbitkan total 19 judul buku yang terdiri dari 16 buku ajar ketekniksipilan, di antaranya Teknik Irigasi, Hidrodinamika Pantai, Manajemen Sungai dan Banjir, Estuari, Transpor Sedimen, dan Mekanisme Pendangkalan Alur Pelabuhan, serta 3 novel dengan judul Adam dan Hawa, Dua Burung Gereja di Kubah Masjid, dan 6 Hero dan Ancaman Bom di Borobudur seri 1 dan 2.

Deretan buku karya Andhy pun disambut baik oleh masyarakat setelah terdistribusi di berbagai perpustakaan perguruan tinggi dan platform toko daring. Berkat produktivitasnya yang tinggi, ia bahkan meraih penghargaan “Penulis Terfavorit” dari Penerbit Mega Press, Bandung. Antusiasme pembaca dan apresiasi tersebut kian memacu semangatnya untuk segera menerbitkan karya-karya berikutnya.

Melalui kepakaran yang diakui secara global, Andhy Romdani, Ph.D., telah menunjukkan bagaimana seharusnya seorang akademisi bergerak. Sinergi antara sains pantai dan jasa konstruksi yang ia gaungkan merupakan kunci utama agar pembangunan infrastruktur Indonesia tidak kalah bertarung melawan derasnya perubahan iklim global.

Langkah nyata beliau dalam memetakan risiko banjir rob, mendesain ulang bangunan pelindung pantai secara ilmiah, melahirkan inovasi material ramah lingkungan, menerbitkan karya kepenulisan mulai dari buku ilmiah hingga novel, hingga membimbing anak muda Indonesia menerbitkan riset di jurnal internasional papan atas adalah bukti komitmen tanpa batas. Kiprah gemilang Andhy Romdani, Ph.D. menjadi inspirasi bahwa melalui Universitas Siliwangi, lahir seorang dosen berdedikasi tinggi yang mampu memberikan sumbangsih besar bagi dunia akademis, literasi, dan kemajuan masa depan maritim Indonesia.

Back to top button